• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Perayaan Maulid, Napak Tilas Kehidupan Rasulullah SAW

by Sodikin
7 tahun ago
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Microsoft Store

Ilustrasi. Foto: Microsoft Store

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Fauzi Andriansyah

RABIUL awal merupakan bulan yang bersejarah bagi umat Islam. Tepatnya tanggal 12 rabiul awal sebagian umat muslim merayakan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW. Bagi masyarakat Indonesia perayaan maulid ini sudah tidak asing lagi dan sudah mengakar.

Salah seorang pencetus peringatan hari lahir atau maulid Nabi Muhammad SAW oleh umat Islam adalah seorang pejuang Islam ternama yaitu Salahuddin al-Ayyubi. Ia dipercaya sebagai panglima untuk memimpin kaum muslimin dalam perang salib. Saat itu, dengan kekuatan pasukan musuh yang sangat besar jumlahnya, ditambah lagi dengan rentang waktu perang yang cukup panjang dan sangat melelahkan. Sehingga kondisi ini membuat tentara Islam mulai kehabisan tenaga dan semangat untuk melakukan pertempuran yang semakin sengit.

Shalahuddin al-Ayyubi sangat gusar melihat kondisi pasukannnya yang mulai kehabisan semangat untuk melawan pasukan musuh. Namun, berkat jiwa kesatria dan ide cemerlang yang beliau miliki, Shalahuddin al-Ayyubi berinisiatif untuk berijtihad melakukan sebuah peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk me-refresh dan membakar semangat juang para tentara Islam yang sedang kalut saat itu.

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

BACA JUGA: Maulid Nabi, Lain Negara Lain Semarak

Shalahuddin al-Ayyubi memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara menapaktilasi perjuangan Rasulullah SAW beserta para sahabatnya. Yang ketika itu sangat berat dan gigih, penuh rasa heroik dalam pertempuran di medan perang. Hanya demi menegakkan agama Islam yang berlandaskan keimanan dan mengharapkan keridhaan Allah SWT.

Hingga saat ini, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW masih terus digelar umat Islam temasuk di Indonesia dengan gaya dan cara yang beranekaragam. Yang intinya menapaktilasi sekaligus memutar ulang sepak terjang perjuangan Rasulullah SAW. Sehingga, dengan begitu ada penyegaran kembali rasa rindu untuk selalu meneladani sekaligus mengikuti sunah Rasulullah SAW.

Kegigihan, kesabaran, dan keuletan Rasulullah SAW dalam perjalanan hidup dan dakwahnya menjadi entry point tersendiri. Sehingga menjadikan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat yang tidak tertandingi. Betapa tidak, sejak beliau dilahirkan di permukaan bumi, masa muda hingga dalam fase dakwah menyebarkan agama Islam di tanah Mekah dan sekitarnya.

Beliau sungguh mengalami berbagai cobaan, rintangan, dan hambatan yang bertubi-tubi. Rasa lapar, haus, caci maki, terluka, hingga nyawa sebagai taruhannya merupakan potret betapa beliau sosok pemimpin umat yang tegar. Semua rintangan tersebut beliau hadapi dengan ikhlas dan memakai cara bijak berdasarkan perintah Allah SWT.

Mengingat kembali kisah Rasulullah SAW melalui peringatan maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menumbuhkan tekad yang kuat untuk menegakkan dan mewujudkan tujuan syariat Islam itu sendiri. Tekad yang bisa mengubah mayarakat Indonesia terkhusus umat Islam, baik rakyat jelata, orang-orang yang berpendidikan, hingga para pemimpin dari keterpurukan. Yang disebabkan oleh jauhnya umat Islam dari pedoman hidup yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

BACA JUGA: Maulid Nabi: Ekspresi Cinta

Sebagai seorang teladan yang tidak tertandingi, Rasulullah SAW bukan hanya sukses di bidang dakwah yang mengajak manusia dari penyembah makhluk menjadi penyembah tuhannya makhluk yaitu Allah SWT. Akan tetapi Beliau juga sukses di bidang muamalah yaitu hubungannya dengan manusia. Mulai dari ketika beliau menjadi pengusaha sukses yang cakupannya internasional, penyatu suku-suku yang sudah berapa dekade saling bermusuhan, pemimpin baik sebagai pemimpin negara maupun dalam peperangan, dan prestasi-prestasi lain yang telah beliau ukir pada masa hidupnya.

Sikap teladan ini yang harus dibangkitkan oleh umat Islam untuk menghindari keterpurukan-keterpurukan umat yang semakin memperihatinkan. Sekali lagi, hakikat peringatan maulid bukanlah sebuah pengkultusan Nabi Muhammad SAW, tetapi lebih untuk menyegarakan sekaligus untuk meluruskan perilaku manusia agar sesuai dengan tujuan syariat yang dibawa oleh Rasulullah SAW. []

OPINI adalah kiriman pembaca Islampos. Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi dari OPINI di luar tanggung jawab redaksi Islampos.

Tags: maulidnabi muhammadRabiul Awal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tak Ada Hiburan, Pesta Pernikahan di India Jadi ‘Arena Tawuran’

Next Post

Pemprov Jabar Buka Seleksi Terbuka untuk Jabatan Sekretaris Daerah

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.