• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Nabi Tak Pernah Tinggalkan Shalat Sunnah Ini, Meski dalam Keadaan Safar

by Sodikin
6 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
shalat

Ilustrasi. Foto: Konsultasisyariah

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Ustaz Andang Supriana

Sesungguhnya Shalat witir memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya dalam safar apalagi ketika tidak dalam keadaan safar.

Dan shalat witir juga adalah wasiat Rasulullah kepada tiga sahabatnya, Abu Hurairah, Abu Dzar Al-Gifari dan Abu Darda ra.

BACA JUGA: Shalat Sunnah Witir

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpendapat bahwa ia lebih afdhol dari seluruh shalat sunnah di siang hari, seperti shalat rawatib dan dhuha, dan lebih ditekankan lagi ketika dikerjakan pada akhir malam.

Hukum shalat witir menurut Jumhur Ulama adalah Sunnah Muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Bahkan Imam Abu Hanifah rah berpendapaf bahwa hukumnya adalah wajib.

Shalat witir dapat dilaksanakan setelah shalat isya sampai shalat Fajr, dan lebih afdhol apabila dilaksanakan di akhir malam.

Shalat ini boleh dikerjakan dengan satu raka’at saja. Rasulullah SAW bersabda,

من أحب أن يوتر بواحدة فليفعل

“Barangsiapa yang ingin mengerjakan shalat witir satu rakaat, makan lakukanlah.” (HR. Abu Dawud)

Dan witir lebih afdhol apabila dikerjaan sebelas raka’at, dua rakaat dua rakaat dan diakhiri dengan satu rakaat.

Shalat witir pun bisa ditunaikan dengan tiga raka’at saja. Pada raka’at pertama membaca Surat Al-A’laa. Raka’at kedua dengan Surat Al-Kafirun dan Pada Raka’at ketiga dengan Surat Al-Ikhlas.

Jumhur Ulama berpendapat bahwa shalat witir bisa diqadha bagj yang tidak sempat mengerjakannya di malam hari.

Rasulullah SAW bersabda,

من نام عن وتره أو نسيه فليصله إذا ذكره

“Barangsiapa yang tidur dari shalat witir atau terlupa darinya. Hendaknya ia mengerjakannya apabila ia telah mengingatnya.” (HR. Abu Dawud)

Dan disunnahkan untuk diqadha pada waktu dhuha dengan rakaat genap bukan rakaat ganjil. Maka apabila kebiasan salah seorang di antara kita mengerjakannya sebanyak tiga rakaat di malam hari, hendaknya ia mengqadha shalat witirnya dengan empat rakaat di waktu dhuha.

Setelah mengetahui keutamaan dan hukum shalat witir ini, semoga kita dapat mengamalkannya walau dengan satu rakaat sebelum tidur di malam hari. Dan amal yang paling dicintai oleh Allah adalah konsisten dikerjakan walaupun sedikit.

BACA JUGA: Shalat Witir, Kapan Waktunya?

Terakhir, Imam Ahmad bin Hanbal rah pernah mengatakan sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Qudamah dalam Al-Mughny 2/118. Beliau berkata,

من ترك الوتر عمدا فهو رجل سوء،ولا ينبغي أن تقبل له شهادة

“Barangsiapa yang meninggalkan witir secara sengaja, dia adalah orang yang buruk dan tidak pantas diterima persaksiannya.” []

SUMBER: WAHDAH

Tags: keutamaan shalat witirshalat sunnahwitir
ADVERTISEMENT
Previous Post

Fakta Lain Durian: Bisa Jadi Kunci Teknologi Fast Charging

Next Post

Ali Fadlallah: Normalisasi akan Berakhir Derita

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.