• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 28 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Mengapa Wanita Mau Menjadi Istri Kedua? (2-Habis)

by Adam
8 tahun ago
in Dunia Wanita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suami Durhaka pada Istri

Foto: TheRomantic.com

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

2. Status

POLIGAMI dilakukan untuk menaikkan status. Perempuan yang dinilkahi seorang kyai akan naik statusnya menjadi nyai. Demikian juga bila dinikahi seorang dokter, akan disebut istri/ ibu dokter, dinikahi jendral akan dipanggil istri/ ibu jendral, begitu seterusnya. Semakin tinggi status suami, semakin tinggi pula status yang akan disandang istrinya.

Naiknya status perempuan ke tingkat yang lebih tinggi ini juga berlaku dalam tradisi di beberapa daerah di Indonesia.

ArtikelTerkait

Perempuan Setelah Nikah, Tugasnya Berat kayak Kepala Negara?

Merawat Diri untuk Ibu Rumah Tangga: Bukan Egois, tapi Amanah!

4 Ilmu Fiqih yang Wajib Diketahui oleh Perempuan

Wahai Remaja Muslimah, Kecantikanmu hanya untuk Suamimu Kelak

BACA JUGA:  Mengapa Wanita Mau Menjadi Istri Kedua? (1)

3. Ketertarikan Fisik/ Jima

Al Qarafi, seorang pakar fiqih terkemuka dari mazhab Maliki dalam bukunya yang terkenal, al Faruq, sebagaimana dikutip dari Fiqih Perempuan karya Husein Ahmad, mengemukakan perbedaan antara urusan seksual dan urusan ekonomi bagi perempuan. Urusan jima bagi perempuan dipandang lebih penting dan lebih berharga daripada harta benda, betapapun besarnya.

Selain itu, menurut al-Qarafi lagi, relasi seksual seseorang seringkali dilandasi oleh kepentingan hawa nafsu. Orang, untuk kepentingan ini, seringkali mau mengorbankan harta bendanya. Kalau sudah urusan begini, pikiran sehat perempuan seringkali tertutup.

4. Cinta

Slogan Love is Blind berlaku bagi siapa saja. Tak hanya pada pasangan dalam naungan poligami. Sama-sama cinta, sama-sama suka, menjadikan seseorang berani melakukan apa saja, termask menerima pinangan seorang lelaki beristri.

5. Agama

Ketaatan agama seseorang juga bisa jadi alasan perempuan mau dimadu. Sebagaimana yang dilakukan janda para sahabat yang mau menerima pinangan nabi SAW. Dan faktor ini merupakan pilihan paling aman di antara yang lainnya.

Doktrin agama disebut-sebut sebagai faktor dominan mengapa perempuan mau di poligami. Anggapan masyarakat yang menyatakan lebih baik jadi istri kedua dan seterusnya daripada menjanda atau menjadi perempuan tua mengokohkan praktik poligami. Ada unsur peneguh ketakwaan perempuan (istri) disandarkan pada ada tidaknya sebuah pernikahan.

AD Kusumaningtyas, yang pernah melakukan penelitian di Garut terkait dengan persoalan maunya perempuan dipoligami, menambahkan, doktrin agama tersebut didukung oleh dua faktor besar yang mengukuhkan poligami. Pertama, kultur permisif masyarakat. Kedua, kultur diam (kecenderungan sifat) pada perempuan.

Pentingnya Komunikasi

Terlepas dari faktor apa pun yang menyebabkan seorang wanita mau menjadi istri kedua, yang terpenting untuk dilakukan adalah bagaimana seorang madu mampu membangun hubungan yang baik dengan keluarga suaminya, baik istri pertamanya maupun anak-anaknya.

Seorang istri kedua harus menyadari bahwa dirinya adalah orang baru dalam lingkungan keluarga besar suami, sehingga ia harus pandai-pandai membawa diri. Ia harus berusaha mengambil hati istri pertama dengan sikap dan akhlak yang baik dan penuh sopan santun. Ia tidak boleh meminta perhatian dan perlakuan khusus dari suami melebihi hal yang wajar.

BACA JUGA: Poligami dan 2 Ustadz Muda

Dan yang paling penting dari itu semua adalah bagaimana ia mampu menjalin komunikasi yang baik dan penuh kesantunan kepada istri pertama suami, sehingga hubungan mereka berdua bisa harmonis. Mungkin kita tidak mampu menutup semua luka yang diderita oleh istri pertama, tetapi paling tidak kita sudah berusaha berbuat baik kepadanya sebaik yang kita mampu.

“Ingatlah, aku berpesan agar kalian berbuat baik terhadap perempuan karena mereka sering menjadi sasaran pelecehan di antara kalian, padahal sedikit pun kalian tidak berhak memperlakukan mereka kecuali untuk kebaikan itu,” (HR. Turmudzi). []

Sumber: Majalah Hidayah Edisi 67

Tags: Istri Keduapolgiami
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemprov Sumsel Bangun 6 Rumah Ibadah di Venue Asian Games

Next Post

Takjil ke-28 IslamposAid Diberikan di Masjid Al-Islah, Purwakarta-Jawa Barat   

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

ibu,Penguras Energi Wanita, Perempuan

Perempuan Setelah Nikah, Tugasnya Berat kayak Kepala Negara?

4 Juli 2025
Muslimah, Ibu Rumah Tangga:

Merawat Diri untuk Ibu Rumah Tangga: Bukan Egois, tapi Amanah!

4 Juli 2025
Keistimewaan Wanita Berhijab, Fiqih

4 Ilmu Fiqih yang Wajib Diketahui oleh Perempuan

2 Juli 2025
remaja, remaja muslimah

Wahai Remaja Muslimah, Kecantikanmu hanya untuk Suamimu Kelak

1 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.