• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 20 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Hanya Boleh Diketahui Berdua Saja

by Saad Saefullah
7 tahun ago
in Tirai Kamar
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Pixabay

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

AGAKNYA sudah menjadi sesuatu yang umum sekarang ini bahwa hubungan suami istri bisa jadi bukan lagi konsumsi suami dan istri saja. Boleh jadi, detil dan prosesnya, lewat candaan, konsultasi, dan obrolan menjadi salah satu makanan keseharian di sekitar kita.

Mungkin saja di forum internet, dengan dokter keluarga, ataupun di lingkungan tetangga terdekat. Dalam hal ini, ternyata sungguh luar biasa Islam; mengaturnya sedemikian rupa, bahkan untuk sekadar sharing ataupun bahan candaan ringan saja.

BACA JUGA: Bolehkah Jima; di Kamar Mandi?

Imam Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ArtikelTerkait

Yang Tidak Disukai oleh Istri dari Suami ketika Jima

Suami Nolak Terus Diajak Jima, Istri Harus Bagaimana?

Pentingnya Istri Tidak Malu untuk Memuaskan Suami karena Termasuk Ibadah

Kenapa Suami Sukanya Minta Jima Terus sama Istri?

“Sesungguhnya di antara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hari Kiamat adalah laki-laki yang menyetubuhi istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian menyebarkan rahasia istrinya.”

Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan dalam syarahnya terhadap “Shahih Muslim”: “Dalam hadits ini terdapat pengharaman bagi seorang suami untuk menyebarkan segala sesuatu yang terjadi selama berhubungan seksual dengan istrinya dan menceritakannya secara detail, demikian juga segala sesuatu ekspresi yang muncul dari istrinya, baik yang berupa ucapan, aktifitas maupun yang sejenisnya.”

Dalam hadits Asma’ binti Yazid, ia berkata: “Aku pernah berada di tempat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sedangkan para lelaki dan para wanita sedang duduk. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mungkin ada lelaki yang menceritakan apa yang telah dilakukan bersama istrinya, dan mungkin seorang wanita mengabarkan apa yang telah diperbuat bersama suaminya.”

Serentak mereka terdiam. Lalu aku berkata: “Demi Allah benar, ya Rasulullah. Sesungguhnya mereka para wanita melakukannya. Dan mereka para lelaki pun sungguh melakukan hal itu juga.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jangan kalian lakukan hal itu. Sesungguhnya hal itu seperti setan lelaki yang berjumpa dengan setan wanita di jalan lalu menggaulinya, dalam keadaan manusia melihatnya.”

BACA JUGA: Bagaimana Hukum Setelah Jima Tidak Langsung Mandi Junub?

Maka wahai saudaraku, takutlah engkau kepada Rabb-mu, kenakanlah pakaian taqwa dan berhiaslah dengan malu, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

“Rasa malu itu semuanya baik.”

Sepertinya jelas sekali mengapa Islam melarang untuk menceritakan proses dan hubungan suami istri kepada orang lain, bahkan kepada anggota keluarga sendiripun. Hubungan seks di antara suami dan istri adalah sesuatu yang sangat pribadi. Tidak boleh ada ruang atau celah untuk orang lain.

Bahkan, ketika suami hendak menunaikan ibadah terhadap istrinya, dan kebetulan di kamar itu ada seekor kucing, maka kucing itu harus dikeluarkan terlebih dahulu.  []

ADVERTISEMENT
Previous Post

Video Haru Perawat Pasien Virus Corona yang Lanjut Bekerja meski Sang Ibu Meninggal

Next Post

Cara Merapikan dan Meluruskan Shaff dalam Shalat Berjamaah (1)

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Jima, Suami

Yang Tidak Disukai oleh Istri dari Suami ketika Jima

6 Juli 2025
Jima

Suami Nolak Terus Diajak Jima, Istri Harus Bagaimana?

28 Juni 2025
suami, istri, reproduksi, aib, cerai, perceraian, cemburu, fitnah, mahram, kekasih, pernikahan, hubungan intim,

Pentingnya Istri Tidak Malu untuk Memuaskan Suami karena Termasuk Ibadah

23 Juni 2025
Penyebab Suami Loyo di Tempat Tidur, Jima, nusyuz

Kenapa Suami Sukanya Minta Jima Terus sama Istri?

8 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.