• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

2 Keponakan Kesayangan Mendikbud tak Lolos Sekolah Negeri

by Sodikin
7 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mendikbud Muhajir Effendy. Foto: Radar Bali

Mendikbud Muhajir Effendy. Foto: Radar Bali

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SIDOARJO–Sistem zonasi yang diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 menuai kisruh. Masyarakat mengeluh anak-anaknya tidak bisa masuk ke sekolah impiannya. Tak terkecuali keponakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Adik Mendikbud, Anwar Hudijono mengaku ikhlas jika kedua anaknya masing-masing Al Uyuna Galuh Cintania dan Al Uyuna Galuh Cantika tidak diterima di SMA Negeri 1 Sidoarjo menyusul diterapkannya sistem zonasi oleh pemerintah.

“Saya ikhlas, mungkin Allah sudah memilihkan jalan yang terbaik untuk kedua putri kembar saya ini,” kata Anwar, dilansir dari Antara, Kamis (20/6/2019).

BACA JUGA: Soal Kisruh PPDB, Pengamat: Dunia Menertawakan Pendidikan Indonesia

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Anwar yang merupakan anak nomor delapan dari sembilan orang bersaudara ini mengaku, kedua anaknya itu mendaftar melalui jalur nonakademik, yaitu berbekal medali emas Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Pencak Silat.

“Sedangkan yang satunya lagi berbekal medali perak lomba film Indie,” kata Anwar.

Ia mengatakan, kedua anaknya itu merupakan keponakan yang paling disayang oleh Mendikbud, tetapi nasib berkata lain dan anaknya harus masuk sekolah swasta, yakni di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

“Rumah kami ini jaraknya 2,4 kilometer dari SMAN 1 Sidoarjo. Mungkin yang diterima di sekolah itu memang jauh lebih baik dari kedua anak saya ini,” katanya.

BACA JUGA: Jadi Sasaran Kritik terkait Sistem Zonasi Sekolah, Ini Kata Mendikbud

Ia mengaku, sistem zonasi yang diterapkan oleh pemerintah bisa mengubah disparitas antara sekolah favorit dengan sekolah pinggiran yang selama ini terjadi di masyarakat.

“Dengan demikian, siswa yang selama ini banyak memilih sekolah favorit yang notabenenya hanya dihuni oleh anak pintar dan orang mampu kini bisa diganti,” katanya.

Di sisi lain, warga menganggap PPDB tahun ini dianggap tidak berkeadilan. Bahkan di DPRD Jatim, perwakilan walimurid juga menyampaikan aspirasinya.

Jospan, salah seorang walimurid mengatakan, PPDB harus menghargai hak anak yang bersangkutan. Namun, kenyataannya, proses PPDB berdasarkan jarak yang berlangsung sejak Senin (17/6/2019) itu dinilai sudah banyak makan korban. Muncul berbagai permasalahan dan komplain. []

SUMBER: MEDCOM | JPNN

Tags: PPDBzonasi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Komentari Postingan Pertama Deddy Usai Bersyahahat, Ricky Harun: Sampai Bertemu Jumatan di Ash Shaff Om!

Next Post

Calon Istri Tewas dalam Kebakaran ‘Pabrik’ Korek, Bagas Pasrah

Sodikin

Sodikin

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.