• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 2 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

PUI mengecam dengan sangat keras tindakan biadab yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel.

by Saad Saefullah
2 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Israel

Foto: Istimewa

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JAKARTA— Persatuan Ummat Islam (PUI), sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, menyampaikan kecaman keras terhadap agresi militer Israel yang masih terus berlangsung dan semakin brutal di Gaza, Palestina. Gelombang serangan yang membabi buta dari militer Israel kembali menewaskan ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan infrastruktur sipil seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah.

Ketua Umum DPP PUI, H. Raizal Arifin, M.Sos, menyatakan dengan tegas bahwa agresi ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi, baik secara moral maupun hukum internasional.

“PUI mengecam dengan sangat keras tindakan biadab yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel. Kami menyerukan penghentian segera segala bentuk kontak senjata dalam bentuk apapun, terutama oleh pasukan pendudukan militer Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dan Menteri Pertahanan rezim zionis, Israel Katz adalah orang yang paling bertanggung jawab atas komando dari agresi biadab ini, oleh karena itu Dunia tidak boleh lagi menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza!,” tegas Raizal.

BACA JUGA:  Amerika Saja Tak Bisa, Apalagi Penjajah Zionis Israel?

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Indikasi Ajakan Boikot Beragenda Persaingan Usaha, Masyarakat Diimbau Fokus Ibadah di Ramadhan

Menurutnya, tindakan Israel tidak hanya merupakan pelanggaran terhadap Piagam PBB dan Konvensi Jenewa, tetapi juga mencoreng nurani kemanusiaan. PUI memandang bahwa pendudukan yang telah berlangsung selama puluhan tahun terhadap rakyat Palestina merupakan bentuk kolonialisme modern yang harus diakhiri.

Lebih lanjut, H. Raizal Arifin menegaskan bahwa PUI berdiri teguh dalam barisan solidaritas umat Islam di seluruh dunia dan seluruh kekuatan masyarakat sipil global yang menyerukan keadilan, kemerdekaan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

“Kami menyerukan seluruh elemen bangsa, ormas Islam, tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, dan umat Islam Indonesia untuk memperkuat solidaritas terhadap rakyat Palestina dan mendukung penuh perjuangan mereka untuk hidup bebas dari penjajahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI, Adhe Nuansa Wibisono, Ph.D, memberikan pernyataan yang lebih analitis dalam mengecam kebijakan serta praktik militer Israel sebagai bentuk kekerasan sistematis terhadap warga sipil.

“Apa yang kita saksikan di Gaza hari ini bukan hanya konflik, tapi genosida yang dilakukan secara terbuka. Israel dengan sengaja menyasar warga sipil, memblokade bantuan kemanusiaan, dan menghancurkan fasilitas publik. Ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional dan Israel harus diadili di Mahkamah Pidana Internasional (ICC),” tegas Dr Wibisono.

Ia menyoroti bahwa diamnya negara-negara besar terhadap agresi Israel menjadi indikator kuat adanya standar ganda dalam penerapan hukum internasional. Sebagai bagian dari masyarakat sipil global, PUI mendesak agar Indonesia mengambil langkah lebih berani dalam diplomasi internasional, termasuk melalui ASEAN, OKI, dan PBB.

BACA JUGA:  Runtuhnya Uni Soviet, Membayangi Penjajah Zionis Israel

“Kita tidak boleh hanya sebatas mengecam. Indonesia, sebagai negara demokrasi terbesar dan pemimpin di dunia Islam, harus menginisiasi upaya nyata—diplomatik, legal, dan kemanusiaan—untuk menekan Israel dan mendukung perjuangan rakyat Palestina yang sah,” lanjutnya.

Dalam konteks nasional, PUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak berhenti hanya pada simpati. DPP PUI menyerukan konsolidasi kekuatan umat Islam dan masyarakat luas dalam bentuk edukasi publik, kampanye solidaritas, serta penggalangan bantuan kemanusiaan secara terkoordinasi.

PUI juga mendorong media nasional dan internasional untuk tetap objektif dan adil dalam memberitakan situasi di Gaza, agar narasi keadilan tidak dikalahkan oleh propaganda dan disinformasi.

“Kita punya tanggung jawab moral untuk menyuarakan kebenaran. Ketika dunia membungkam penderitaan rakyat Palestina, umat Islam dan bangsa Indonesia harus berdiri paling depan sebagai penjaga nurani kemanusiaan,” pungkas Raizal. []

Tags: gazaisraelPersatuan Ummat IslamPUI
ADVERTISEMENT
Previous Post

7 Hal yang Tak Boleh Dibicarakan antara Suami dan Istri

Next Post

Apa Penyebab Mata Buram?

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025

Indikasi Ajakan Boikot Beragenda Persaingan Usaha, Masyarakat Diimbau Fokus Ibadah di Ramadhan

20 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.