• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

5 Tips Mengelola Keuangan

by Yudi
5 tahun ago
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
utang dalam islam, jenis riba, mengelola keuangan

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

BIJAK dalam mengelola keuangan menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan. Kita perlu ingat dengan istilah ‘sekecil apapun pendapatan jika digunakan untuk hidup pasti cukup. Sebaliknya sebesar apapun pendapatan jika digunakan untuk gaya hidup maka tidak akan pernah cukup.’

Simpelnya, cara mengelola keuangan dengan tepat dan bijak disebut “irit.” Irit ada macam-macam. Ada “irit pakai” yaitu tidak mengonsumsi secara berlebihan. Ada juga “irit beli,” yaitu mengutamakan kebutuhan untuk keinginan semata.

Mengelola keuangan dengan mengirit, niscaya kita akan mendapat lebih banyak uang untuk tujuan-tujuan hidup yang lebih baik, berapapun penghasilan yang didapatkan.

BACA JUGA: Bagaimana Hukum Menggunakan Uang Digital dalam Islam

ArtikelTerkait

5 Negara Ini Berikan Gaji kepada Warganya yang Menganggur

7 Cara Mengatur Keuangan agar Gaji Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan

10 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Dompet Cepat Kosong!

Strategi Efektif Mengelola Kas untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

Muncul sebuah pertanyaan: “Jika kita punya penghasilan besar mengapa harus irit? Memangnya tak boleh menikmati hasil jerih payah dengan sedikit bermewah-mewah?”

Patut kita renungkan bahwasannya sikap boros atau berlebih-lebihan adalah perbuatan setan. Maka kita harus tahu betul cara mengelola keuangan dalam Islam.

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Rabbnya. ”(QS. Al-Isra’: 26-27)

Keinginan tak terkendali adalah ‘biang kerok’ gagalnya tujuan cara mengelola keuangan kita, bahkan bisa menyebabkan kebangkrutan. Berikut beberapa tips dalam mengelola keuangan:

Mengelola Keuangan
Foto: Unsplash

Tips dalam mengelola keuangan pertama: Bedakan antara keperluan dan keinginan

Setiap kali melakukan merogoh kocek, tanyakan kepada diri kita “Apakah saya benar-benar butuh atau ingin?”

Tips dalam mengelola keuangan kedua: Kurangi kuantitas, bukan kualitasnya

Misalnya pada Februari yang indah ini kita mendapat kenaikan gaji, mungkin kita tergoda untuk meningkatkan frekuensi kita makan di restoran. Mari kita renungkan.

Jika sebelumnya kita sudah senang dengan makan di restoran setelah seminggu, mengapa kita bisa melakukan hal yang sama setelah gaji naik? Benarkan kunjungan ke tempat-tempat yang sedang ‘ngehits’ di medsos menjadi kebutuhan penting?

Tips dalam mengelola keuangan ketiga: Bersyukur dan rendah hati

Bersyukur dan rendah hati adalah obat mujarab untuk menjauhkan kita dari hidup boros.

Tips dalam mengelola keuangan keempat: Fokus pada masa depan

Ada banyak tanggung jawab yang dipercayakan ke pundak kita: pendidikan anak-anak kita, menyokong hidup orang tua, menunaikan ibadah ke tanah suci, beramal, menyenangkan masa pensiun dan berbagai tujuan mulia lainnya. Dengan memiliki misi besar seperti ini, lebih mudah buat kita untuk menggunakan uang dengan tepat dan bijak.

Mengelola Keuangan
Ilustrasi foto: Unsplash

Tips dalam mengelola keuangan kelima: Tularkan pada si kecil

Irit adalah sifat yang baik, bekal hidup yang penting bagi anak-anak kita. Karenanya, ajarkan kepada mereka sejak kecil, dan ajak mereka ambil bagian dalam pengiritan keluarga kita setiap hari.

Dengan irit, Insya Allah harta yang dipercayakan kepada kita menjadi lebih bermanfaat, berkah bagi diri sendiri dan orang lain.

Hidup hemat atau irit juga akan berdampak pada kualitas kehidupan kita. Berikut beberapa manfaat hidup hemat atau irit:

Terhindar dari Hutang

Hidup hemat dapat membuat Anda terhindar dari hutang. Sebab, Anda akan selalu punya tabungan untuk kondisi-kondisi mendesak. Sehingga Anda tidak perlu kebingungan mencari pinjaman dana.

Selain itu, hidup tanpa hutang akan membuat Anda lebih tenang. Karena Anda tidak perlu merasa terbebani membayar berbagai tagihan tiap bulannya.

Pikiran Lebih Positif

Menjalani hidup hemat dan sederhana akan membantu pikiran Anda lebih positif. Sebab, Anda tidak perlu terbebani memenuhi tuntutan gengsi dan prestise. Hidup Anda akhirnya akan fokus digunakan melakukan hal-hal lebih bijak seperti mengejar cita-cita dan bermanfaat bagi orang lain.

Jarang Terkena Stres

Hidup hemat dan sederhana berpengaruh pada kesehatan fisik dan jiwa. Berdasarkan penemuan sains, ternyata berhemat mampu menekan stres. Karena kita tidak dituntut terus memenuhi gaya hidup sesuai lingkungan sekitar. Kondisi keuangan Anda pun akan teralokasi pada pos-pos sesuai keperluan.

utang dalam islam, jenis riba, mengelola keuangan
Foto: Unsplash

BACA JUGA: Seminar Finansial Keluarga-Money Come, Money Go: Trik Atur Uang agar Tak Cepat Hilang

Sebaliknya jika Anda hidup boros, Anda akan jauh lebih stres. Karena selain berusaha memenuhi tuntutan gaya hidup tiada habisnya, Anda masih harus membayar biaya-biaya lebih di luar kebutuhan hidup sehari-hari.

Tekanan Hidup Berkurang

Manfaat hidup hemat dan sederhana pertama adalah mengurangi tekanan hidup. Saat kita menerapkan kebiasaan hemat, maka kebutuhan hidup akan lebih tercukupi. Karena kita tidak menghabiskan uang untuk membeli barang yang diinginkan tapi tidak dibutuhkan.

Selain itu, dengan berhemat Anda juga tidak perlu pusing mencari dana tambahan atau pinjaman uang untuk memenuhi kebutuhan. Karena pendapatan Anda sudah cukup untuk keperluan sehari-hari. Sehingga hidup jauh lebih tenang dan tanpa beban.

SUMBER: MANULIFE, NU

Tags: mengelola keuangantips keuanganUang
ADVERTISEMENT
Previous Post

5 Adab Tertawa dalam Islam

Next Post

Ini Sejarah Hari Ahad Jadi Hari Libur

Yudi

Yudi

Related Posts

gaji, menganggur

5 Negara Ini Berikan Gaji kepada Warganya yang Menganggur

7 Januari 2025
riba, gaji, uang

7 Cara Mengatur Keuangan agar Gaji Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan

3 Januari 2025
Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Dompet Cepat Kosong, Uang

10 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Dompet Cepat Kosong!

5 Desember 2024
Bisnis

Strategi Efektif Mengelola Kas untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

7 September 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.