• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 2 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Surga yang Tertukar

by Sodikin
6 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Unsplash

Ilustrasi. Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DIKISAHKAN ada dua laki-laki shalih yang bertemu satu sama lain. Mereka sama-sama memiliki empati yang besar untuk selalu menolong orang lain, terutama anak-anak yatim. Laki-laki pertama akrab dengan busana Muslim. Bukan hanya saat ibadah, pria ini juga kerap menggunakannya saat keluar rumah. Dalam banyak kesempatan bertemu banyak orang. Selain pakaian yang selalu berganti sebab berganti model saban pekan, ia juga kerap berganti-ganti mobil saat bertemu dengan donatur.

Ia memang dikenal sebagai ketua yayasan yang mengurusi anak yatim dalam bilangan yang cukup banyak dan masyhur di sebuah wilayah. Panggilan ‘ustaz’ dan gelar kehormatan lainnya pun sering dialamatkan kepadanya. Sang laki-laki ini juga tak segan menerima panggilan itu sebagai sebuah penghargaan.

BACA JUGA: Siapa Itu Anak Yatim?

Sedangkan laki-laki kedua, mulanya beragama selain Islam. Ia hanyalah manusia biasa yang sering berbuat kebaikan dalam banyak proyek pengabdian kepada sesama. Kegemarannya itulah yang mengantarkan pertemuannya dengan laki-laki pertama.

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Saat pertama kali melihat beberapa anak yatim di yayasan laki-laki pertama, si laki-laki kedua langsung tertarik. Hatinya tertaut kepada anak-anak yatim yang murni nuraninya. Terpancar kecemerlangan dari wajah dan pandangan mereka. Mencerahkan.

Setelah pertemuan pertama itu, dua laki-laki ini pun kerap bertemu. Setiap ada rezeki, laki-laki kedua senantiasa memberikan sebagiannya untuk anak-anak yatim di yayasan laki-laki pertama. Sebagai donatur.

Waktu berjalan. Kondisi berubah drastis. Si laki-laki kedua mendapatkan hidayah lantaran kegemarannya berbuat baik, sekaligus kecintaannya kepada anak-anak yatim. Lantaran doa mereka pula, hidayah merengkuh laki-laki kedua hingga masuk Islam secara sempurna.

Sebaliknya, lantaran minimnya ilmu dan tipisnya iman, si laki-laki pertama justru semakin terjerumus dalam lubang binasa yang dia gali sendiri. Tidak amanah. Semua barang yang dia kenakan hingga kendaraan yang ditumpangi, semuanya berasal dari infaq untuk anak yatim. Digunakan untuk keperluan pribadi.

BACA JUGA: Kisah Pilu Anak Yatim Jual Ayam Kesayangan Demi Beli HP untuk Belajar Online

Si laki-laki pertama ini juga tidak menyampaikan kepada donatur atau kepada anak-anak yatim di yayasannya sebagai pihak penerima infaq.

Ia sama sekali tak menyadari, bahwa memakan harta anak yatim secara zalim tak ubahnya bak memasukkan api ke dalam perutnya. Api itulah yang kelak menjadi salah satu bahan neraka. Kelak, ia akan dijebloskan secara bengis ke dalamnya.

Kisah ini, banyak terjadi. Ada begitu banyak saudara kita yang tidak berlaku hati-hati terhadap penggunaaan harta untuk anak yatim. Padahal, pemakaiannya harus jelas. Akadnya pun harus terbuka. Jika memang membutuhkan dana operasional, hendaknya hal ini disampaikan kepada donatur dan anak yatim. Jika perlu, sebagai bentuk kehati-hatian, buatlah dua pos dana yang berbeda.

Jika dicampur, inilah kisah surga yang tertukar. Wallahu a’lam. []

 

Tags: anak yatimDonaturNerakasurga
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anugerah atau Pelajaran

Next Post

Ini Ternyata Sebabnya Durian Punya Bau Menyengat

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.