• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Sudah Wudhu Injak Kotoran Cicak, Haruskah Wudhu lagi?

by Sodikin
6 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Muslim.or,id

Ilustrasi. Foto: Muslim.or,id

MUNGKIN kamu atau teman kamu pernah mengalami dalam kondisi sudah berwudhu untuk melaksanakan shalat, tiba-tiba menginjak kotoran binatang seperti kotoran cicak. Apalagi saat itu tidak memakai alas kaki. Hal tersebut kadang membuat bingung, apakah harus wudhu lagi atau tidak.

Apakah menginjak kotoran binatang membatalkan wudhu?

BACA JUGA: Apa Hukum Berwudhu di Dekat WC?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu untuk diketahui apa saja pembatal wudhu. Para ulama menyebutkan ada beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu. Di antaranya:

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

  1. Keluar sesuatu dari saluran kencing atau dubur. Baik berupa cairan, kotoran, ataupun udara.
  2. Darah yang mengucur, muntah, dan keluar nanah dalam jumlah banyak.
  3. Hilangnya akal berupa mabuk, tidur lelap, ataupun gila.
  4. Menyentuh kemaluan atau dubur dengan tangan tanpa alat pelapis.
  5. Menyentuh lawan jenis dengan disertai syahwat.
  6. Memakan daging unta.
  7. Memandikan jenazah.
  8. Riddah/keluar dari Islam.
  9. Menyentuh benda najis

Di antara sekian pembatal wudhu, Ulama Ahli Fikih tidak menyebutkan bersentuhan dengan benda najis sebagai salah satu pembatal wudhu. Yang membatalkan wudhu itu adalah hadats, bukan sentuhan benda najis.

Syaikh Ibnu Baaz menjelaskan,

أَمَّا مَسُّ الدَّمِ أَو البَوْلِ أَوْ غَيْرِهِمَا مِنَ النَّجَاسَاتِ فَلَا يَنْقِضُ الوُضُوْءِ

“Menyentuh darah, atau air kencing atau benda najis lainnya, tidak membatalkan wudhu.” (Fatawa Ibnu Baz, 10/141)

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin pernah ditanya tentang hukum membersihkan najis yang ada menempel pada bagian tubuh anak, hal itu membatalkan wudhu atau tidak.

BACA JUGA: 8 Syarat Diterimanya Wudhu

Beliau menjelaskan bahwa hal tersebut tidak membatalkan wudhu. (Fatawa Nur ‘alad Darbi, 119/35)

Hukum ini berlaku juga ketika seseorang menginjak kotoran binatang. Menginjak sama dengan menyentuh. Meskipun kotoran binatang itu termasuk kotoran yang najis, maka itu tidak akan membatalkan wudhu.

Hal yang perlu dilakukan hanyalah membersihkannya. Jika kotoran itu kering, maka cukup dibersihkan biasa.

Jika kotoran itu basah dan lengket, maka cukup membersihkan kakinya yang terkena kotoran binatang tadi dengan air atau sejenisnya. Wallahu a’lam. []

SUMBER: DAKWAH.ID

Tags: menginjak kotoranNajispembatal wudhuwudhu
Previous Post

Erdogan Peringatkan Presiden Prancis Tak Ikut Campur Konflik Laut Mediterania

Next Post

Sudahkah Cek Saldo Dosa Anda? (1)

Sodikin

Sodikin

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.