• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 25 Februari 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Sholat Sunnah Muakkad dan Ghairu Muakkad, Ini Penjelasannya

by Yudi
6 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 1 min read
A A
0
Cara Sujud yang Dicontohkan Nabi, Tanda Shalat Diganggu Setan, keutamaan sujud, Lupa Jumlah Rakaat Shalat, Pembatal Shalat

Foto: Freepik

SHALAT sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan mengiringi 5 waktu sholat fardhu. Secara bahasa, rawatib sendiri artinya tetap atau teratur. Bisa dikatakan jika sholat rawatib ini termasuk sholat sunnah yang dikerjakan secara teratur oleh Rasulullah SAW.

Hukum mengerjakan sholat rawatib ini dibagi menjadi dua macam, yakni sunnah muakkad dan ghairu muakkad. Sunnah muakkad berarti sholat sunnah yang sangat dianjurkan, sedangkan sunnah ghairu muakkad adalah shalat sunnah yang kedudukannya lebih ringan daripada sunnah muakkad.

Sedangkan sholat sunnah rawatib sendiri terdiri dari:

-2 raka’at sebelum Shubuh
-4 raka’at atau 2 raka’at sebelum Dhuhur
-4 raka’at atau 2 raka’at sesudah Dhuhur
-4 raka’at atau 2 raka’at sebelum Ashar
-2 raka’at sebelum Magrib
-2 raka’at sesudah Magrib
-2 raka’at sebelum Isya’
-2 raka’at sesudah Isya’

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Dari ke-22 raka’at rawatib tadi, hanya 10 raka’at saja yang hukumnya sunnah muakkad (karena tidak pernah ditinggalkan oleh Rosulullah SAW).

Dari Ibnu Umar bahwa Rosulullah SAW tidak pernah meninggalkan sholat 10 raka’at (rawatib) yaitu 2 raka’at sebelum Dzuhur dan 2 raka’at sesudahnya, 2 raka’at sesudah magrib di rumah beliau, 2 raka’at sesudah Isya’ di rumah beliau, dan 2 raka’at sebelum Shubuh (HR Imam Bukhari dan Muslim).

Adapun 10 rakaat yang termasuk sunnah muakkad adalah:

-Dua rakaat sebelum sholat Shubuh
-Dua rakaat sebelum sholat Zuhur
-Dua rakaat sesudah Shola Zuhur
-Dua rakaat sesudah sholat Magrib
-Dua rakaat sesudah sholat Isya

Yang perlu menjadi catatan bahwa sholat sunnah rawatib ini tidak disunnahkan dikerjakan dengan berjamaah.

Sangat penting juga bagi kita untuk memahami bahwa tidak ada shalat ba’diah asar dan ba’diah shubuh, bahkan apabila melakukannya malah berhukum haram. []

Sumber: SatuMedia

Tags: unnah Muakkad Ghairu Muakkad
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wah, Olahraga Sejam Sehari Perpanjang Umur?

Next Post

Siapakah yang Pertama Kali Disunat di Dunia Ini?

Yudi

Yudi

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.