• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Menpora Minta Santri Ambil Peran dan Aktif di Medsos

by Mila
9 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto hanya ilustrasi. Sumber Foto: Viva

Foto hanya ilustrasi. Sumber Foto: Viva

JOMBANG—Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta santri harus siap berprestasi, siap di era digital, sebagai upaya melestarikan pesantren sebagai pusat pengkajian kitab.

“Sudah saatnya santri sekarang mengambil peran di media sosial, aktif di media digital. Sudah terlalu lama kita hanya bertahan, saatnya harus menyerang. Menyerang adalah pertahanan terbaik,” katanya saat meresmikan Pondok Pemuda di Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, lansir Antara, Sabtu (8/3/2017).

Ia berharap banyak dengan adanya lembaga ini. Pondok Pemuda tersebut diharapkan bisa menjadi pusat pengkajian santri yang berprestasi dalam khazanah kitab kuning dan pendidikan, sekaligus dalam bidang olahraga.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Kabupaten Jombang, KH Abdussalam Shohib mengatakan santri memang harus siap dengan era saat ini.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Pada era sekarang ini, santri harus mau mengaji, ‘ngopi’ dan ‘ngayomi’ (memberi perlindungan). Dalam artian, harus siap belajar dan menjaga khazanah pesantren, harus mau ‘ngopi’ untuk diskusi serta bercengkerama dengan teman-teman dan masyarakat, yang tidak kalah penting santri harus mau mengayomi,” kata Gus Salam, sapaan akrabnya.

Sementara itu, pegiat literasi digital Hasan Chabibie menambahkan, di media digital, santri juga harus menjadi aktor, bukan objek.

“Media sosial merupakan ruang kompetisi gagasan. Santri sudah harus siap dengan perkembangan media digital. Santri sebenarnya sangat kreatif, harus bisa mengambil peran strategis untuk era sekarang,” terang Hasan.

Sekjen PP GP Ansor Adung Abdurrahman mengatakan santri memang harus konsentrasi mengaji, agar tercipta karakter yang kuat. Ia berharap, dengan kreativitas memanfaatkan media digital, santri pun dapat mengampanyekan Islam yang ramah.

Dalam kegiatan itu, sejumlah tamu undangan hadir, Wakil Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, pengasuh Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, KH. Abdussalam Shohib, serta beberapa kiai sepuh Denanyar.

Hadir sebagai pembicara, Menpora Imam Nahrawi, pegiat literasi digital Hasan Chabibie (pegiat literasi digital), Sekjen PP GP Ansor Adung Abdurrahman, perwakilan Lembaga Ta’lif wan Nasyr PBNU Munawir Aziz, dengan moderator Sekretaris PW Ansor Jatim H. Ahmad Tamim. []

Tags: MedsosMenporaSantri
Previous Post

5 Ibadah Ini Membuat Muslimah Tambah Cantik

Next Post

Sesuai Sabda Rasulullah, Laki-laki Seperti Ini Layak Jadi Imam Hidupmu

Mila

Mila

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.