• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 20 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Mau Jadi Penghalang atau Pejuang?

by Rifki M Firdaus
9 tahun ago
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Foto: Mindbloom

Foto: Mindbloom

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Ummu Kautsar
Penulis tinggal di Bandung, zahraluvtheearth@gmail.com

 

“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhai (Islam). Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik,” (TQS. An Nur: 55).

Dahulu Islam pernah berjaya. Islam pernah menjadi negara adidaya. Ia memiliki rumah sakit pertama di dunia. Ia memiliki perpustakaan terbesar di dunia. Ia memiliki universitas pertama di dunia, juga observatorium pertama di dunia. Kesejahteraan rakyatnya terjamin. Sejarah mencatat ketika masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, tidak ditemukan mustahiq zakat. Semua rakyatnya menjadi pemberi zakat. Dan masih banyak contoh kejayaan lainnya.

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Sementara kita lihat kondisi kaum muslim saat ini, kemiskinan merajalela dan mayoritasnya adalah muslim. Korupsi menjadi perihal yang biasa dilakukan pemerintah bahkan di dalam kementrian agama, dan koruptornya mengaku muslim. Banyak pula muslim yang putus sekolah sehingga jauh dari ilmu. Bahkan kini banyak muslim yang terjerat perilaku hidup bebas.

Janji Allah yang termaktub dalam Qur’an Surat An Nur ayat 55 terlihat mustahil dengan melihat keadaan sekarang. Ada juga yang beranggapan itu hal yang utopis. Tapi, itu janji Allah. Kalaulah manusia yang berjanji, boleh jadi ia akan lupa, tidak akan menepati janji. Tapi, tidak akan terjadi ketika Allah yang berjanji. Walau kini terlihat mustahil, dengan izin Allah hal itu akan terjadi. Sebagaimana Allah berfirman dalam Qur’an “kun fayakun”, jadilah maka jadilah ia.

Tercatat dalam sejarah ketika kaum muslim sedang mempersiapkan perang Ahzab atau perang parit. Pembangunan parit itu hampir selesai, namun, ada satu bagian yang terhambat oleh sebuah batu besar. Sulit sekali dipecahkan. Hingga akhirnya Rasulullah turun tangan.

Dipukulnya batu itu, hingga muncul percikan api di sana, Rasul berkata, “Allahu Akbar! Kunci Syam telah diberikan padaku. Demi Allah aku tengah melihat istana-istananya yang berwarna kemerahan”.

Pada saat pukulan kedua, Rasul berkata, “Allahu Akbar! Kunci-kunci Persia telah diberikan kepadaku. Demi Allah aku tengah melihat istana-istana kota berwarna putih”.

Pukulan terakhir, akhirnya membuat batu itu pecah menjadi pasir, “Allahu Akbar! Kunci-kunci Yaman telah diberikan pula kepadaku. Demi Allah kini aku tengah melihat pintu-pintu kota Shan’a dari tempatku ini,…”

Mendengar hal itu, para sahabat semangat. Bahkan dengan percaya dirinya bertanya mana dulu yang akan dikuasai oleh kaum muslim. Sementara para kaum munafik mengolok umat muslim. Mereka tidak percaya dengan bisyarah atau kabar gembira dari Rasulullah saw. Bahkan mereka bersekongkol dengan lawan kaum muslim untuk menghancurkan kaum Muslim. Tapi, seperti yang kita ketahui Allah turunkan pertolongannya bagi Rasul dan kaum muslim.

Bisyarah Rasul pun terbukti, pada masa setelah Rasul. Salah satunya, Muhammad Al Fatih yang berhasil membebaskan Konstantinopel. Itulah bedanya antara kaum mukmin dan munafik. Walau terlihat mustahil, tapi kaum mukmin tetap mempercayai apa yang dikatakan Rasul apalagi Allah swt. sementara kaum munafik mendengar kabar gembira dari Rasul, semakin bertambahlah rasa bencinya kepada kaum mukmin.

Kini, akankah sikap kita sebagaimana para sahabat yang mempercayai janji Allah dan Rasul dengan memperjuangkan janji tersebut. Atau akankah kita seperti kaum munafik yang benar-benar merasa itu hal yang mustahil dan membenci perjuangan termasuk para pejuang janji Allah? Wallahu a’lam. []

OPINI ini adalah kiriman pembaca Islampos. Isi dari OPINI di luar tanggung jawab redaksi Islampos. Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri.

ADVERTISEMENT
Previous Post

PAN Belum Keluarkan SK Dukungan untuk Deddy Mizwar

Next Post

Soal Meme Setnov, Staf Kemkominfo: Kalau Isinya Lucu tak Bisa Dijerat UU ITE

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.