• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kisah Raja yang Selamat dari Maut karena Jari Kelingkingnya Putus

by Sodikin
6 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
hasad

Ilustrasi raja. Foto: Shutterstock

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DAHULU kala ada seorang raja yang suka berburu. Raja ini memiliki seorang penasihat yang dekat dengannya. Setiap berburu si penasihat ini selalu menyertainya. Suatu hari ketika berburu, jari kelingking raja terluka sehingga putus karena terkena pedangnya sendiri.

Si Raja bertanya kepada penasihatnya, “Apa makna dari kejadian ini?” Kemudian si penasihat mengatakan bahwa walau bagaimanapun buruknya kejadian ini, Raja harus tetap bersyukur, masih beruntung hanya jari kelingking saja yang putus.

Mendengar ucapan si penasihat, Raja menjadi marah karena Raja mengartikan si penasihat seakan senang raja mendapatkan musibah.

Saking murkanya, Raja memenjarakan penasihatnya tersebut seumur hidup dan mencari penasihat yang lainnya.

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

BACA JUGA: Ubah Insecure jadi Bersyukur

Seiring dengan perjalanan waktu, Raja dan penasihat barunya, tetap menjalankan hobinya berburu.

Pada suatu hari, karena keasyikan berburu Raja dan penasihat ini terpisah dari pasukan pengawal.

Raja tersesat sampai ke tengah hutan belantara, yang belum pernah dia lalui sebelumnya. Tiba-tiba Raja dikepung oleh sekelompok orang yang merupakan suku primitif pemangsa manusia.

Ketika akan memangsa Raja dan penasihatnya, mereka memeriksa seluruh tubuhnya karena mereka hanya memangsa manusia yang lengkap anggota tubuhnya.

Ketika mendapati Si Raja yang jari kelingkingnya tidak ada, akhirnya dia melepaskannya. Namun, mereka tetap menjadikan penasihat Raja sebagai mangsa karena seluruh tubuhnya utuh, tidak ada yang cacat.

Setelah dilepaskan, Raja berusaha mencari jalan keluar dari hutan. Akhirnya dia berhasil dan kembali ke istananya.

Sesampai di istana, si Raja merenungkan kejadian ini.

Di sinilah dia teringat akan nasihat penasihatnya terdahulu, yang mengatakan apapun kejadiannya patut disyukuri. Dia merasa menyesal telah memenjarakan penasihatnya, karena tidak mampu melihat apa makna dari rasa syukur yang disampaikan penasihatnya.

BACA JUGA: Bersyukurlah ketika Sakit

Segera Raja memerintahkan untuk membebaskan penasihatnya, kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya.

Bahkan, Raja meminta maaf kepadanya lalu mengangkatnya lagi sebagai penasihat dan memberinya hadiah sebagai kompensasi hukuman yang diterimanya selama ini.

“Saya telah memaafkan baginda, bahkan saya merasa bersyukur telah dipenjara. Kalau tidak, mungkin saya yang akan dijadikan mangsa oleh suku yang telah memangsa penasihat Raja, pengganti saya,” tutur sang penasihat.

***

Terkadang banyak di antara kita yang masih berucap syukur dengan kata “untung.” “Untung ada kamu,” atau “Untung ada lemari,” atau untung-untung yang lain lagi. Padahal saat kita berucap untung dan tidak mengucapkan lafadz hamdalah, kita sudah mengkufuri apa yang telah Allah berikan.

Padahal Allah sudah susunkan skenario terbaik untuk hidup kita. Jika tidak sesuai dengan keinginan biasanya kita akan mengeluh, dan menyalahkan orang lain. Bukankah seharusnya kita merenungi dulu perbuatan kita dan mengoreksi semuanya supaya tidak terjadi lagi di kemudian hari? Wallahu A’lam Bishshowwab. []

 

SUMBER: Grup Berbagi Kisah Tentang Kehidupan

Tags: jari kelingkingKisahkisah rajaSyukuruntung
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rahasia agar Doa Dikabulkan Allah SWT

Next Post

Tips Hilangkan Lemak di Perut dalam waktu 2 Minggu

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.