• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 8 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kebahagiaan

by Rifki M Firdaus
9 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto hanya ilustrasi. Sumber: El Pais.

Foto hanya ilustrasi. Sumber: El Pais.

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Feby Arma Putra
Pengajar SMPIT Insan Cita Serang

ADA data menarik yang dilansir oleh PBB pada September 2012 tentang sesuatu yang disebutnya sebagai ”Laporan Kebahagiaan Dunia”. Dalam laporan itu menjelaskan hubungan tingkat kemakmuran suatu Negara yang diukur melalui GNP (Gross National Product) dengan tingkat kebahagiaan negara tersebut. Hasil yang diperoleh cukup mengejutkan.

Data tersebut menyebutkan daftar negara yang bahagia masih didominasi oleh negara-negara Skandinavia. Sebelumnya sebuah penelitian yang dilakukan oleh para professor di LSE (London School of Economic) pada tahun 2005 menempatkan Bangladesh sebagai negara paling bahagia di dunia! (dilansir oleh www.satuharapan.com)

Sulit dibayangkan kalau negara yang terkenal dengan kemiskinan dan bencana alam tersebut justru menjadi negara paling bahagia di dunia. Meskipun kita tidak mengetahui apa indicator yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan oleh PBB dan LSE di atas, paling tidak laporan itu seakan meralat bahwa kebahagiaan tidaklah sama dengan tingkat kepemilikan materi.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Amerika Serikat saja yang merupakan Negara besar dan dikenal cukup menguasai dunia Cuma berada pada urutan ke 11 dalam Laporan PBB tersebut, bahkan LSE menempatkan Negara mereka sendiri, Inggris, pada urutan ke 32.

KH. Sudarman Ibnu Murtadho, Lc, Pengasuh Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten, dalam sebuah Taujihnya mengatakan “Kebahagiaan itu tidak bisa diukur dengan variabel duniawi, tetapi pada pemahaman akan makna kehidupan”

Jika kebahagiaan itu dengan standar kekayaan, maka orang miskin tidak berhak bahagia. Jika standar kebahagiaan itu adalah Jabatan atau kekuasaan, maka rakyat jelata tidak berhak bahagia. Atau jika Allah Subhanallah Wata’ala meletakkan kebahagiaan itu pada variable-variable dunia maka hanya segelintir orang yang akan memperoleh kebahagiaan. Tetapi bukan itu.

Kebahagiaan berada pada sejauh mana kita mehamani kehidupan ini.Artinya setiap orang berhak untuk memperoleh kebahagiaan. orang kaya, orang miskin, pejabat, raja, rakyat jelata semuanya bisa bahagia.

“Allah meluaskan rezki dan menyempitkan nya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).” (Ar-Ro’du : 26)

Carilah dunia sesuai kemampuan. Tidak perlu ngoyo, serakah, memaksakan diri, sikut kanan sikut kiri, saling menjatuhkan satu sama lain, sebab semua hanya sementara. Anak hanyalah titipan, Pangkat dan derajat hanya sebentar di dunia saja.

Berhentilah bersedih, dunia ini Cuma sementara dan fana. ayo mulailah hidup bahagia dengan memahami makna kehidupan ini. Dari mana? Sedang Dimana? Mau Kemana? Semoga Allah Subhanallahu Wata’ala izinkan kita masuk ke surga-Nya. Wallahu Alam. []

Tags: HartakayaKebahagaiaanNegaraPaling Bahagia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Upayakan Apapun dengan Baik dan Jujur

Next Post

Indonesia Banjir Narkoba: Lumpuhkan Generasi Bangsa

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.