• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 12 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ada Begitu Banyak Orang Tewas Akibat Bencana, Kenapa Allah Menakdirkannya?

by Dini Koswarini
2 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bencana

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DUA hal yang pasti dalam hidup ini adalah perubahan dan kematian (bencana). Setiap makhluk bernyawa termasuk kita akan mati suatu hari nanti. Kematian adalah mutlak terjadi dan hanya Allah SWT yang mengetahuinya.

Berbeda dengan kehidupan. Hidup tidak akan pernah berakhir, sekalipun kita telah mati. Hidup itu abadi, baik dalam kebahagiaan atau dalam kesengsaraan. Keduanya tergantung pada niat dan amal shaleh kita selama hidup di dunia.

BACA JUGA:  Bencana dalam Islam

Adapun adzab yang menimpa suatu kaum sehingga banyak merenggut banyak nyawa, sekalipun mereka orang-orang shaleh, bukan berarti bahwa Allah SWT benci terhadap semua orang yang terkena dampaknya.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Mereka tetap akan diadili sesuai dengan niat dan amalan mereka pada hari kiamat kelak, seperti yang telah disabdakan oleh Nabi ﷺ.

Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah berkata: “Pernah ada sebuah tentara yang akan menyerang Ka’bah dan ketika penjajah mencapai wilayah Al-Baida, tiba-tiba tanah menenggelamkan seluruh tentara. Saya berkata,’Wahai Rasulullah! Bagaimana mereka (bala tentara) tenggelam ke dalam tanah sedangkan di wilayah itu ada banyak pedagang di pasar yang tak bersalah dan bukan bagian dari tentara penyerang Ka’bah? ‘ Nabi menjawab, ‘semua orang akan tenggelam tapi mereka akan dibangkitkan kembali dan dinilai sesuai dengan amalan mereka.’” (HR. Al-Bukhari No 329).

Banyak orang menganggap jika seseorang meninggal di usia muda, dia tidak telah banyak melakukan dosa selama hidupnya. Padahal bisa saja jiwa muda ini sebenarnya berada dalam kebahagiaan di sisi Allah, karena Allah Allah sayang kepadanya.

Kita ambil salah satu contoh bencana terbesar abad ini yakni bencana Tsunami di Aceh tahun 2006 lalu. Tercatat lebih dari 200 ribu orang tewas dalam bencana ini. Namun kita jangan lupa bahwa lebih dari satu juta orang telah meninggal dalam perang Irak akibat invasi AS. Belum lagi konflik Suriah saat ini telah merenggut nyawa lebih dari 470 ribu orang. Jumlah ini jelas lebih banyak dari korban bencana Tsunami, bukan?

Iman kepada Hari Akhir, gempa, tanda kiamat, Kiamat, Tanda Kiamat,Hari Kiamat, Hari Kebangkitan dalam Al-Quran, Bencana
Foto: Unsplash

Bahkan jika kita menghitung kerugian yang dialami dunia sejak dari perang dunia pertama dan kedua, jumlahnya bisa lebih tinggi lagi.

BACA JUGA: Sedekah untuk Mencegah Bencana

Allah SWT berfirman:

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS Ar-Ruum: 41).

Tafsiran ayat di atas menjelaskan bahwa bencana kehancuran di dunia ini akibat perang yang terjadi antara dua negara adidaya saat itu, Bizantium (Romawi Timur) dan Sassaniyah (Persia).

Bisa disimpulkan bahwa bencana kehancuran dan kematian massal yang terjadi di dunia bukan karena tidak adanya Tuhan, melainkan akibat kejahatan yang dibuat manusia itu sendiri, entah melalui peperangan, polusi, atau kehancuran moral. Wallahualam. []

Tags: Bencana
ADVERTISEMENT
Previous Post

Makanan Halal, Fondasi Tubuh Seorang Muslim

Next Post

Saling Menopangnya Keluarga Abdul Muthalib

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.