• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Jelang Kiamat, Zaman akan Makin Bertambah Buruk

by Sodikin
5 tahun ago
in Akhir Zaman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gambar hanya ilustrasi. Foto: Fanpop

Gambar hanya ilustrasi. Foto: Fanpop

Oleh: Ginanjar Nugraha, M.Sy 

ZAMAN akan terus berganti sesuai dengan keadaan manusia yang ‘menghuninya.’ Rasulullah SAW telah memberi peringatan bahwa menjelang kiamat, zaman akan semakin bertambah buruk.

عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ قَالَ: دَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: فَشَكَوْنَا إِلَيْهِ مَا نَلْقَي مِنَ الْحَجَّاجِ فَقاَلَ مَا مِنْ عَامٍ إِلاَّ الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ حَتَّى تَلْقَوا رَبَّكُمْ سَمِعْتُ هذَا مِنْ نَبِيِّكُمْ صلى الله عليه وسلم

Dari az-Zubair bin Adi, ia berkata: Saya menemui Anas bin Malik. Kami mengadukan apa yang kami temukan dari (kekejaman) al-Hajjaj. Anas berkata: “Tidak ada satu tahun pun kecuali setelahnya lebih buruk daripadanya, sampai kalian bertemu Tuhan kalian.” Saya mendengar ini dari Nabi kalian.” (HR At-Tirmidzi dan sanadnya shahih. Demikian dikatakan oleh Nashiruddin Al-Albani dalam kitab Silsilah Ash-Shahihah, III : 292, no. 1218. Sunan At-Tirmidzi, IV : 492 no. 2206)

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

10 Perilaku Aneh di Akhir Zaman yang Sudah Disebutkan Nabi Muhammad

Mengenal Dajjal dari Perspektif Sains: dari Simbol hingga Fakta

Apakah Perang Dunia Ketiga Tanda Kiamat Sudah Dekat?

BACA JUGA: Kehancuran Dajjal dan Para Pengikutnya di Akhir Zaman

Hadits semakna didapatkan dalam shahih al-Bukhari,

عَنْ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ قَالَ أَتَيْنَا أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ فَشَكَوْنَا إِلَيْهِ مَا نَلْقَى مِنْ الْحَجَّاجِ فَقَالَ اصْبِرُوا فَإِنَّهُ لَا يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ سَمِعْتُهُ مِنْ نَبِيِّكُمْ صلى الله عليه وسلم

Dari az-Zubair bin Adi, ia berkata: “Saya menemui Anas bin Malik. Kami mengadukan apa yang kami temukan dari (kekejaman) al-Hajjaj. Anas berkata: “Sabarlah kalian, karena tidak ada satu zaman pun kecuali setelahnya lebih buruk daripadanya, sampai kalian bertemu Tuhan kalian.” Saya mendengar ini dari Nabi kalian saw.” (Shahih Al-Bukhari, XVII : 557, no. 7068)

Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani, sabda Rasulullah SAW ini menunjuk pada zaman yang khusus dan tidak dapat dimaknai secara umum. Karena terbukti setelah masa Al-Hajjaj, yaitu Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi yang termasyhur.

Al Hajjaj dikatakan oleh para ahli tarikh memiliki reputasi buruk sebagai pekerja pada masa keamiran Abdul Malik bin Abdullah bin Az-Zubair. Dan pada riwayat ini mengenai keadaan dan kejadian-kejadian buruk yang diadukan oleh Az-Zubair bin Adi kepada Anas bin Malik ini adalah perilaku buruk dan keji yang dilakukan oleh Al-Hajaj bin Yusuf.

Akan tetapi tidak lama masanya setelah itu datanglah masa Umar bin Abdul Aziz yang diketahui dan disepakati oleh para ulama bahwa masa Umar bin Abdul Aziz jauh lebih baik dari masa Al-Hajjaj. Oleh karena itu para ulama memaknainya dengan aghlab wa aktsar (biasanya atau pada umumnya). Oleh karena itu tidak akan bertentangan dengan sabda Rasulullah SAW ini apabila didapatkan suatu masa yang baik, lalu datang berikutnya masa yang lebih baik, atau setelah masa yang buruk datang kemudian masa yang baik.

Adapun masa Rasulullah SAW disebut masa terbaik, lalu masa setelahnya dan masa setelahnya. Hal ini pun disabdakan oleh Rasulullah SAW sebagai berikut:

عَنْ أَبِي جَمْرَةَ سَمِعْتُ زَهْدَمَ بْنَ مُضَرِّبٍ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم خَيْرُ أُمَّتِي قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ عِمْرَانُ فَلَا أَدْرِي أَذَكَرَ بَعْدَ قَرْنِهِ قَرْنَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ إِنَّ بَعْدَكُمْ قَوْمًا يَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَنْذُرُونَ وَلَا يَفُونَ وَيَظْهَرُ فِيهِمْ السِّمَنُ

Dari Abu Hamzah, saya mendengar Zahdam bin Mudharib, saya mendengar Imran bin Hushain r.a berkata: Rasulullah saw telah bersabda: “Sebaik-baik umat adalah masaku lalu umat setelahnya dan umat setelahnya.” Imran berkata: “Saya tidak tahu apakah Rasulullah saw menyebut dua masa atau sampai tiga masa.” Lalu beliau berbada: “Sesungguhnya setelah kalian akan ada kaum yang yang menyaksikan tetapi menolak memberikan kesaksian, berkhianat dan tidak amanah, bernadzar dan tidak menunaikannya, dan kegemukan muncul subur di antara mereka.” (HR al-Bukhari VI : 560 no. 2651)

BACA JUGA: Perempuan Akhir Zaman, Perempuan Berbisnis?

Kata “siman” dimaknai oleh para ulama dengan beberapa makna. Yaitu hanya isi perut yang dipikirkan mereka (konsumtif), senang dipuji meski tidak pantas, merasa mulia dan terhormat padahal tidak, saling berrmegah-megah dengan banyaknya harta dan kesenangan duniawi, dan lain-lain. Fathul Bari, V : 260.

Jadi pada dasarnya yang dimaksud zaman dan masa atau generasi itu adalah para penghuni dan pelaku sejarah pada masa dimaksud. Maka zaman akan dikatakan buruk padahal yang dimaksud adalah akidah, ibadah dan muamalah umat pada masa itu yang buruk.

Nasihat dari para ulama adalah bahwa manusia sebagai pengisi zaman, wajib bagi dirinya untuk menjadi manusia yang baik, penuh dengan keshlihan, sehingga zaman yang menjadi masanya dapat dikategorikan baik atau lebih baik. []

SUMBER: PERSIS

Tags: akhir zamanal hajjajKiamatzaman semakin buruk
Previous Post

Memahami Hukum Makruh

Next Post

Ketika Kita Sakit …

Sodikin

Sodikin

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.