• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 2 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Jadi Pemateri Diskusi Publik KPID Jabar, Kaprodi KPI S2 UIN Beri Materi Tayangan Agama yang Sehat

by Sodikin
6 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketua prodi KPI Pascasarjana UIN Bandung Dr. H. Zaenal Mukarom, M.Si. Foto: Saifal/lslampos

Ketua prodi KPI Pascasarjana UIN Bandung Dr. H. Zaenal Mukarom, M.Si. Foto: Saifal/lslampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

BANDUNG–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bekerjasama dengan pascasarjana Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) UIN Bandung dan prodi S2 Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan menyelenggarakan diskusi publik terkait dengan siaran media massa.

Diskusi tersebut diselenggarakan secara daring dan dihadiri oleh para praktisi media dari berbagai media dan dari berbagai daerah.

BACA JUGA: Sekjen MUI: Jangan Tinggalkan Agama Jika Ingin Negara Maju, Adil dan Beradab

Dalam kesempatan tersebut ketua prodi KPI Pascasarjana UIN Bandung menjelaskan tentang konten agama di media. Ia Menjelaskan bagaimana seharusnya konten agama yang ditayangkan di media massa terutama televisi.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Bagaimana cara memilih dan memilah tayangan keagamaan yang disajikan di media. Bagaimana pesan agama di sampakan secara inklusif, media harus memiliki konten edukasi,” Kata Dr. H. Zaenal Mukarom, M.Si di hubungi via telepon usai mengisi acara tersebut, Selasa, (15/9/2020).

Ditanya apakah saat ini konten-konten tayangan keislaman baik itu talk show, live show, maupun film terkait dengan keislaman sudah sesuai ataukah belum, menurutnya sebagian sudah sesuai dan perlu diberikan apresiasi namun sebagian lagi masih sebatas dalam konteks permukaan saja.

“Tidak bisa ditampik kemungkinannya, bahwa sajian-sajian seperti talk show, kemudian live show, sampai kepada kajian tematik selama ini kan juga banyak sisi positifnya termasuk di antaranya adalah siarnya dakwahnya, iya baguslah layak diapresiasi. Walaupun dalam beberapa hal lain masih dalam konteks permukaan,” jelasnya.

BACA JUGA: Ai Nurdianti, Hafidzah UIN Bandung; Al-Qu’an Bisa Mengubah Hidup Seseorang

Menurutnya siaran-siaran Islam seharusnya memberikan pesan-pesan yang menentramkan, pesan-pesan yang menggambarkan kondisi yang sesuai realita keumatan saat ini. Misalnya saja media memberikan siaran-siaran yang mengajarkan tentang toleransi, gotong royong, cinta kasih, menghargai pendapat orang, dan lain sebagainya.

“Sebaiknya siaran-siaran yang inklusif yang mengajarkan tentang kemanusiaan, tentang toleransi, menghargai tentang perbedaan pendapat, Semangat bergotong-royong semangat membangun kemanusiaan,” tuturnya. []

REPORTER: SAIFAL

Tags: acara agamaberita jabarJawa BaratKPIDUIN
ADVERTISEMENT
Previous Post

5 Cara Setan Menggelincirkan Manusia

Next Post

Melihat Kuasa Allah pada Setiap Bencana

Sodikin

Sodikin

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.