• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Inilah Tuntunan Iman dan Ilmu Pengetahuan

by Eva F Hasan
9 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Fatmah/Islampos

Foto: Fatmah/Islampos

SEBAGAI orang yang beriman, yang senantiasa berusaha untuk mengikuti aturan Allah dan Rasul-Nya, maka sudah selayaknya kita mencari ilmu. Ya, ilmu merupakan hal yang perlu dicari. Ini merupakan salah satu anjuran dari Allah SWT, sebagai petunjuk jalan kehidupan di muka bumi. Jika berilmu maka selamatlah kita, dengan catatan ilmu itu bermanfaat bagi diri kita sendiri dan umumnya bagi orang lain.

Bukan hanya ilmu agama yang harus kita perdalam dan telusuri. Ilmu pengetahuan pun menjadi salah satu hal yang tidak lepas dari diri kita. Sebab, di balik adanya alam ini terdapat kekuasaan-kekuasaan Allah yang terpendam. Melalui ilmu pengetahuan maka kita dapat mengetahuinya. Lalu, apa yang dituntut oleh iman dan ilmu pengetahuan?

Yang dituntut oleh iman ialah persoalan-persoalan ghaib. Segala apa yang bisa dilihat oleh mata, bukanlah persoalan ghaib.

Dalam persoalan ghaib, pertanyaannya dimulai dengan bagaimana, bukan mengapa. Jika pertanyaan dimulai dengan bagaimana, permasalahannya mengandung percobaan, pembahasan, penyelidikan dan pembuktian. Contoh: air mengandung dua dzat, hidrogen dan oksigen. Pertanyaan secara ilmiah adalah bagaimana terdapatnya dan bukan mengapa air diciptakan seperti itu.

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Ketika Nabi Ibrahin AS berkata, “Ya Tuhan, perlihatkanlah kepadaku, bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.” Allah berfirman, “Apakah kamu belum percaya?” Ibrahim menjawab, “Saya percaya, tetapi agar hati saya tetap mantap (dengan imanku),” (QS. Al-Baqarah: 260).

Ketika Nabi Musa berkata, “Ya Tuhanku, tampakkanlah diri Engkau kepadaku agar aku dapat melihat-Mu.” Allah berfirman, “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku,” (QS. Al-A’raaf: 143). []

Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya: Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi/Penerbit: Gema Insani

Tags: ilmuiman
Previous Post

Perabot Bekas Babi dan Alkohol, Bolehkah Digunakan?

Next Post

Amnesty Internasional: Dewan HAM PBB Diharap Segera Selesaikan Krisis Rohingya

Eva F Hasan

Eva F Hasan

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.