• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 2 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ini Kata Kak Seto Soal Curahan Hati Afi Nihaya di Live Facebook

by Riza Fauzi Saputra
9 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Afi Nihaya

Foto: Edupost

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JAKARTA–Psikolog Anak Seto Mulyadi mengatakan publik, khususnya warganet, tidak perlu lagi mempermasalahkan curahan hati Afi Nifaya Faradisa melalui video live Facebook. Namun, dia menyatakan perlu ada pendekatan psikologis terhadap remaja asal Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut.

“Jadi engga usah terlalu dipermasalahkan, tapi justru harus ada pendekatan baik dari orang tua, psikolog, dan mungkin kalau memang memerlukan bantuan untuk mendapatkan treatment psikologis, mungkin bisa kami lakukan dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI),” kata Kak Seto, Minggu (9/7/2017).

Kak Seto mengatakan pendekatan psikologi untuk mengetahui alasan dan motivasi dari tindakan dan perkataan yang dilontarkan Afi yang berakibat menimbulkan komentar di masyarakat.

Dia berharap, sebagai anak yang telah berprestasi, Afi dapat diarahkan oleh keluarga, guru, dan tokoh agar dapat terus berprestasi secara tulus tanpa niatan untuk menuai popularitas.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Supaya hal yang sudah positif tetap dipertahankan namun bukan untuk mendapatkan popularitas tapi justru demi karya itu sendiri, mungkin bisa menulis buku,” ujar kak Seto.

Kak Seto mengatakan orang tua perlu melakukan pendekatan intensif untuk mengingatkan anak agar tidak melakukan hal yang salah atau di luar batas kewajaran.

“Ada satu kehausan yang berlebihan saat perhatian publik mulai beralih,” ujar dia.

Pada kesempatan itu, Kak Seto menyebutkan, ada dua kemungkinan Afi melakukan siaran langsung melalui akun Facebook.

Pertama, Afi merasakan dinamika remaja sebagai korban yang menerima penekanan dan penderitaan seperti yang dialami Amanda Todd.

Amanda Todd merupakan remaja asal Kanada yang video curahatannya menjadi viral setelah dia bunuh diri beberapa tahun lalu. Afi diduga menjiplak kalimat dalam video tersebut.

Kedua, ‘kreativitas’ Afi bertujuan membuat pemberitaan atau lainnya.

“Begitu melihat jiplakannya, saya melihat itu adalah ‘kreativitas’ yang bersumber, mungkin, dari keisengan atau hal yang sifatnya akan membuat dia populer,” kata dia.

Secara umum, Kak Seto berpendapat popularitas yang mendadak dapat membuat keterkejutan budaya bagi orang. Saat popularitas menurun, akan timbul niat untuk mencari sesuatu yang membuat popularitasnya kembali tinggi.

Afi Nihaya Faradisa mulai menjadi perhatian publik saat tulisan berjudul ‘Warisan’ menjadi viral di media sosial. Tulisan tersebut yang membuatnya dikenal publik hingga diberi kesempatan bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Namun, Afi dituduh melakukan plagiarisme pada hampir seluruh ulasan yang diunggahnya melaui akun media sosial, termasuk tulisan ‘Warisan’ yang ternyata karya Mita Handayani.

Pada Sabtu (8/7) kemarin, Afi kembali menjadi viral setelah melakukan live video. Kali ini, video tersebut berisi curhatan hati Afi yang menggambarkan suasana hati yang terpuruk.

Selanjutnya, warganet menyandingkan video Afi dengan seorang remaja asal Kanada bernama Amanda Todd yang melakukan bunuh diri karena menjadi korban bully pada 2012.

Banyak yang merisak Afi karena tuduhan plagiat. Namun, ada juga yang berpendapat agar semua orang yang menjadikan dia mencicipi ketenaran sesaat dengan menariknya ke pusaran politik beberapa waktu lalu bertanggung jawab dengan kondisi Afi. []

Sumber: Republika

Tags: Afi NihayaKak Seto MulyadiPsikolog Anak
ADVERTISEMENT
Previous Post

Puluhan Ribu Anak Pengungsi Rohingya Terancam Kekurangan Gizi

Next Post

Imam Bukhari, Hidupnya Penuh Keprihatinan

Riza Fauzi Saputra

Riza Fauzi Saputra

“Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan,” (Bediuzzaman Said Nur).

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.