• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Ini Doa saat Melihat Kematian

by Sodikin
7 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi iring-iringan pembawa jenazah. Foto: Sisi Pandang Lain

Ilustrasi iring-iringan pembawa jenazah. Foto: Sisi Pandang Lain

KEMATIAN adalah sebuah kepastian. Maut tidak mengenal waktu, tempat, dan usia. Seseorang yang hari ini masih bisa tertawa lepas bisa saja esok hari ia menemui ajalnya. Sudah menjadi kewajiban setiap Muslim, bahwa siapa saja yang meninggal dunia harus diurus dengan baik, mulai dari dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dimakamkan.

Berbeda dengan kebiasaan masyarakat di pedesaan yang masih menggunakan keranda mayat, masyarakat kota biasanya melakukan perjalanan menuju pemakaman umum dengan mobil jenazah.

BACA JUGA: Jenazah Ashim bin Tsabit Tak Bisa Dijamah Orang Musyrik

Seringkali karena jauhnya jarak pemakaman dan banyaknya pengantar si mayit, seringkali mengganggu arus lalu lintas apalagi di kota-kota besar, bahkan menyebabkan kemacetan.

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Mobil jenazah tidak mengenal rambu-rambu lalu lintas. Mobil ini melaju dengan cepat agar lebih awal tiba di pekuburan. Hal ini berdasar pada tuntunan agama agar jenazah sesegera mungkin di makamkan.

BACA JUGA: Kuburkan 2 Jenazah dalam 1 Makam, Bolehkah?

Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman bagi masyarakat pengguna jalan agar sedikit bersabar mendahulukan mobil jenazah yang mau lewat. Untuk menghormati mayit, dan mengingatkan diri akan kematian. Sesungguhnya ‘penghuni’ mobil jenazah atau keranda mayit akan dialami oleh semua orang.

Namun, paling utama dari itu semua adalah do’a yang kita ucapkan saat melihat iring-iringan jenazah, yaitu: “Subhaanal hayyil ladzi la yamut”  yang artinya “Maha Suci Allah Yang Hidup dan Tidak Mati.”

Diharapkan dengan do’a ini, orang yang hidup akan ingat akan Dzat yang menghidupkan dan mematikan. []

SUMBER: NU ONLINE

Tags: doajenazahkematian
Previous Post

Gempa Bermagnitudo 5,2 Guncang Kepulauan Talaud, Sulut

Next Post

Jamie: Masuk Islam Membuatku Punya Tujuan Hidup

Sodikin

Sodikin

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.