• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

India Bakal Hapus Ujian Sekolah pada 2021, Siswa: Ujian Cuma Bikin Stres

by Sodikin
7 tahun ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi Ujian Nasional. Foto: edunews

Ilustrasi Ujian Nasional. Foto: edunews

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

INDIA–Sistem pendidikan India akan mengelami perubahan besar karena Kementerian Pengembangan Sumber Daya Manusia (MHRD) negara itu berencana untuk menghapus ujian sekolah mulai 2021, The Indian Express melaporkan.

Sesuai rekomendasi rancangan komite Kebijakan Pendidikan Nasional (NEP), MHRD akan memodernisasi proses evaluasi pendidikan di sekolah mulai 2021, kata surat kabar itu mengutip seorang pejabat MHRD. Ini akan menjadi perubahan besar dalam sistem pendidikan sekolah di India sejak 1968.

BACA JUGA: Viral Foto Siswi Baca Hasil Ujian di Makam Ibunya sambil Menangis

Pemerintah India kini tengah memeriksa semua kemungkinan untuk menyelesaikan NEP pada Oktober 2020, dan kebijakan penghapusan ujian akan diterapkan mulai 2021.

ArtikelTerkait

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

“Kami akan segera memberi tahu dewan untuk rekomendasi mereka tentang struktur ujian baru yang direkomendasikan oleh komite. Setelah menerima saran dari dewan dan ahli pendidikan, kementerian akan mempertimbangkan untuk membuang format ’10+2,’ dan untuk melanjutkan proses evaluasi baru yang diusulkan pada 2021,” kata seorang pejabat MHRD.

NEP pada bulan Juni tahun ini merekomendasikan struktur ‘5-3-3-4’, yang terdiri dari lima tahun tahap dasar (tiga tahun sekolah dasar yaitu kelas satu dan dua), tiga tahun tahap persiapan (kelas tiga sampai lima), tiga tahun tahap menengah (kelas enam hingga delapan), dan empat tahun tahap menengah (kelas 9 hingga 12).

Menanggapi kebijakan itu, Rashmi Nandkeolyar, kepala sekolah dan direktur Delhi Private School Dubai, mengatakan: “Itu adalah ide bagus untuk tidak bergantung pada nilai ujian tinggi yang hanya memicu stres dan kadang-kadang depresi pada anak-anak. Namun, standar tetap harus ada. Hasilnya bukan nilai melainkan pembelajaran yang lebih baik dan bermakna tanpa memperlemah standar.”

BACA JUGA: Kisah Turtuk, Desa Muslim di Perbatasan India-Pakistan

Sementara itu, siswa sekolah di India menyambut baik kebijakan baru ini. Ashwin Rejikumar, siswa sains kelas 11 mengatakan ujian adalah latihan yang membuat stres. “Ujian seharusnya bukan lagi untuk menguji pengetahuan dan keterampilan siswa. Ujian harus menjadi cara untuk menguji seberapa banyak pengetahuan diperoleh seorang siswa. Saya menyambut baik dihapusnya ujian akhir dan berharap sekolah menjadi masa yang bahagia. Tempat kita belajar untuk tumbuh menjadi dewasa dan pemikiran yang lebih dalam tanpa tekanan nilai ujian di akhir yang membuat kita stres. Inisiatif ini sangat bagus dan pasti akan membantu menciptakan masa depan yang cerah, masa depan yang penuh dengan pemikir dan bukan hanya ‘menuntut nilai angka.’ []

SUMBER: KHALEEJTIMES

Tags: indiaSekolahujian
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemenag Tunjuk 11 Lembaga Akreditasi Penyelenggara Umrah

Next Post

Lawan Bullying, Halima Aden: Hijabku Tak akan Kulepas Selamanya

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Arti Kata Tabarakallah, Keutamaan Memuliakan Anak Yatim, Definisi Anak Yatim, Pijakan Aqidah, Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim, qawwam

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

15 Desember 2024
anak, ibu, nasihat, PESANTREN, surga, nama anak, percaya diri, disiplin

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

3 Agustus 2024
Cara Memilih Guru, upah mengajar agama, adab kepada guru, pesantren, adab seorang guru, guru, pendidikan

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

23 Mei 2024
Hukum Menyekolahkan Anak

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

16 Februari 2023
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.