• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Hukum Kentut Ketika Membaca Al-Quran

by Dini Koswarini
3 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Akhlaq Muslim terhadap Al-Quran, Fakta Unik Surat Al Baqarah, Keutamaan Mengkhattamkan Quran di Bulan Ramadhan, Status Hadist Anjuran Membaca Surat Yasin pada Malam Jumat, Hukum Kentut Ketika Membaca Al-Quran, Fakta dalam Al-Quran, Cara Menghafal Al-Quran, Tilawah, Doa Setelah Membaca Al-Quran

Foto: Unsplash

APA hukum kentut ketika membaca Al-Quran?

Membaca Al-Quran baik saat hadats kecil yang muncul sebelum membaca atau di tengah membaca, ulama sepakat hukumnya dibolehkan, selama tidak menyentuh mushaf.

An-Nawawi menuliskan,

يستحب أن يقرأ وهو على طهارة فإن قرأ محدثا جاز بإجماع المسلمين والأحاديث فيه كثيرة معروفة

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Dianjurkan untuk membaca al-Quran dalam kondisi suci. Jika ada yang membaca al-Qur’an dalam kondisi hadats kecil, hukumnya boleh dengan sepakat kaum muslimin. Hadis tentang ini banyak sekali, terkenal.

BACA JUGA:  Hukum Suami Istri Jima Telanjang Bulat

Hukum Kentut Ketika Membaca Al-Quran:

Bahkan orang yang membaca Al-Quran dalam kondisi tidak suci, tidak disebut mengamalkan yang makruh. An-Nawawi melanjutkan keterangannya dengan menukil pernyataan Imam al-Haramain:

قال إمام الحرمين ولا يقال ارتكب مكروها بل هو تارك للأفضل فإن لم يجد الماء تيمم

Imam al-Haramain mengatakan, “Tidak bisa disebut melakukan yang makruh” (at-Tibyan, hlm. 73).

Bekal Penghafal Quran, Al-Quran, Hukum Kentut Ketika Membaca Al-Quran
Foto: Unsplash

Di antara dalil yang menunjukkan bolehnya membaca al-Quran dalam kondisi hadats adalah hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau bercerita,

Bahwa beliau pernah tidur di rumah Maimunah – istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam –, yang merupakan bibinya Ibnu Abbas. Ketika masuk tengah atau sepertiga malam terakhir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terbangun. Beliau duduk, mengusap aroma kantuk dari wajah beliau, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir di surat Ali Imran. Kemudian beliau menuju wadah air yang digantung, lalu beliau wudhu sempurna dan shalat tahajud. (HR. Bukhari 4295 & Muslim 763)

Ketika bangun tidur, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kondisi hadats. Namun beliau langsung membaca al-Quran, 10 ayat terakhir surat Ali Imran. Para ulama memahami hadis ini, boleh membaca al-Quran dalam kondisi hadats.

Imam Bukhari membuat judul Bab ketika mencantumkan hadis ini,

بَاب قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ بَعْدَ الْحَدَثِ وَغَيْرِهِ

Bab bacaan al-Quran ketika dalam kondisi hadats atau yang lainnya. (Shahih Bukhari, 1/327).

Sementara untuk masalah menyentuh Al-Quran pada kondisi batal wudhu dan membaca Al-Qur’an bagi yang hadats besar, diperselisihkan ulama.

BACA JUGA: Hukum Menarik Kembali Sedekah

Jika kita mengambil pendapat yang melarang menyentuh al-Quran bagi yang sedang hadats, maka begitu hadats, Al-Quran harus kita letakkan di tempat yang aman. Meskipun bacaan tetap dilanjutkan.

Hukum Kentut Ketika Membaca Al-Quran: Berhenti Sejenak, Ketika Kentut Keluar

Perbedaan Surat Makkiyah dan Madaniyah, Surah Al Fatihah, Keutamaan Surah Ar-Rahman, Keutamaan Membaca Quran, Hukum Membaca Quran dengan Suara Keras, Macam Hafizh, Hukum Kentut Ketika Membaca Al-Quran
Foto: Pexels

Kemudian, sebagian ulama mengingatkan, pada saat kentut itu keluar, agar bacaan al-Quran sementara dihentikan, kemudian dilanjutkan kembali setelah kentut selesai.

Imam az-Zarkasyi mengatakan,

وتكره القراءة حال خروج الريح

“Dimakruhkan untuk terus membaca ketika kentut keluar.” (al-Burhan fi Ulum al-Qur’an, 1/459). Allahu a’lam. []

SUMBER: KONSULTASI SYARIAH

 

Tags: Hukum Kentut ketika Membaca Al-Quran
Previous Post

2 Hal soal Makan Harta Haram Orang Tua

Next Post

Kala Ujian Hidup Menerpa, Ingatlah Pengingat dari Quran dan Hadist Ini

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.