ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Gema Takbir Bergemuruh di Dewan Israel

0

KNESSET—Parlemen Israel, Knesset, pada Rabu (8/3/2017) menyetujui pembacaan rancangan undang-undang kontroversial yang melarang penggunaan pengeras suara pada waktu jam tertentu.

Pembacaan draf pertama ini disetujui melalui pemungutan 55 berbanding 45 suara. Di tengah pemunguatan suara itu, anggota kongres etnis Arab meneriakkan takbir, “Allahu Akbar,” di dalam gedung dewan.

Seperti dilansir Anadolu, Kamis (9/3/2017) rancangan undang-undang ini bertujuan untuk melarang adzan menggunakan pengeras suara pada pukul 23.00 hingga 07.00 pagi.

Artinya, Muslim tidak boleh menggemakan adzan waktu shalat Subuh di wilayah pendudukan Israel, termasuk Yerusalem Timur.

Bagi para pelanggar dapat dikenakan denda yang setara dengan 1.300 dolar AS hingga 2.600 dolar AS.

Anggota Kongres Ahmad al-Tibi mengecam pemungutan suara tersebut menegaskan, suara takbir “Allahu Akbar” akan terus dikumandangkan meski para ekstremis sayap kanan Israel dan PM Netanyahu melarang.

Pimpinan etnis Arab di Knesset Ayman Odeh menegaskan, aturan ini bersifat rasis dan tindakan sistematis Israel untuk menyasar warga serta bahasa Arab.

Rancangan aturan ini baru akan berlaku menjadi undang-undang setelah melewati pembicaraan kedua dan ketiga. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...