islampos
Media islam generasi baru

Erdogan: Ilmuwan Muslim Cenderung Pindah ke Negara Barat

Foto: AA
0

TURKI—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dikabarkan telah menyayangkan bahwa dunia Islam kini tengah mengalami ‘degradasi’ dalam IPTEK. Erdogan menganggap bahwa kemunduran ini diakibatkan 55 persen umat Islam di dunia masih buta huruf, KazTag melaporkan pada Senin (11/9/2017).

“Kita harus terus mencoba menjalankan perintah agama yang menganjurkan umatnya untuk belajar sampai akhir hayat. Dulu, peradaban Islam adalah peradaban sains dan pengetahuan paling maju. Pada masa kejayaannya, Islam menjadi pusat pengembangan IPTEK dan inovasi,” ungkap Erdogan.

Namun, saat ini Islam berada dalam periode penurunan dalam sains dan teknologi. Soal IPTEK, Islam kini berada di ‘jok belakang.’ Saat ini 55 persen penduduk Islam buta huruf,” katanya di KTT OKI tentang sains dan teknologi pada Ahad (10/7/2017).

Erdogan menambahkan bahwa rata-rata di negara-negara OEC (negara maju), 2,5 persen dari PDB digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Sedangkan di negara-negara Islam, PDB untuk pendidikan hanya di bawah 1 persen,” tambah Erdogan.

Erdogan mengatakan bahwa para ilmuwan Islam yang paling sukses cenderung pindah ke Barat. Hal ini karena pemerintahnya tidak memberikan perhatian kepada mereka.

“Untuk menjadi negara kuat, kita perlu pengetahuan dan karya terbaik. Sedangkan pemerintah perlu memerhatikan prestasi pengetahuan dan teknologi, baik bagi siswa, guru dan kerja sama dengan perguruan tinggi,” katanya. []

loading...
loading...