• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Darah Haid Makanan Jin, Benarkah?

by Laras Setiani
7 tahun ago
in Dunia Wanita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ilustrasi.foto: islam kafah

ilustrasi.foto: islam kafah

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DULU sekali waktu awal-awal haid, orangtua sering menasihati agar saat mencuci pembalut bekas darah haid dengan bersih. Karena kalau tidak, darah haid yang tertinggal akan dimakan oleh Jin. Karena ungkapan orangtua itu, kadang ketika hendak ke kamar mandi saat malam hari, membaut kita sering ketakutan dan parno.

Menurut hukum Islam, darah haid adalah najis. Adapun cara bersuci jika terkena najis tersebut adalah membasuh dan mengusapnya dengan air hingga bekas darah tersebut hilang.

Darah haid merupakan darah kotor sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 222. Sementara menurut Abu Bakar Syatha al-Dimyathi dalam kitab I’anatul Thalibin, darah haid adalah darah yang keluar dari urat atau otot yang berada di ujung Rahim perempuan dalam waktu-waktu khusus.

BACA JUGA: Baca Al Quran saat Sedang Haid, Bolehkah?

ArtikelTerkait

Perempuan Setelah Nikah, Tugasnya Berat kayak Kepala Negara?

Merawat Diri untuk Ibu Rumah Tangga: Bukan Egois, tapi Amanah!

4 Ilmu Fiqih yang Wajib Diketahui oleh Perempuan

Wahai Remaja Muslimah, Kecantikanmu hanya untuk Suamimu Kelak

Namun belum ditemukan ada ayat atau hadits yang menyatakan atau menyiratkan bahwa darah haid adalah makanan Jin atau setan.  Sementara beberapa nash yang menerangkan tentang makanan Jin tidak juga menyebutkan tentang darah haid. Seperti dalam riwayat hadis berikut Rasulullah bersabda,

“Seorang dai dari kalangan jin mendatangiku, maka aku pergi bersamanya, lalu aku membaca al-Qur’an di hadapan mereka.’ Perawi berkata, ‘Lalu beliau beranjak pergi bersama kami untuk menunjukkan jejak-jejak mereka dan jejak perapian mereka. Dan mereka meminta kepadanya bekal, maka beliau bersabda, ‘Kamu mendapatkan setiap tulang yang disebutkan nama Allah atasnya (ketika disembelih), yang mana di tangan kalian lebih banyak menjadi daging dan setiap kotoran hewan adalah makanan untuk hewan tunggangan kalian.” (HR. Muslim)

Dalam hadis ini dikisahkan bahwa para jin gurun pasir meminta perbekalan Rasulullah dan para sahabat ketika mereka bermalam dan membuat api unggun di gurun. Jin meminta perbekalan Rasulullah dan para sahabat, yang mana perbekalan itu adalah daging. Sementara dalam riwayat lain, Jin hanya akan memakan makanan seseorang yang tidak menyebut basmalah. Rasulullah bersabda,

“Sesungguhnya setan akan memakan makanan yang tidak diawali menyebut nama Allah.” (HR. Muslim)

Imam Nawawi menerangkan bahwa ketika seseorang tidak mengucapkan basmalah saat menyantap makanan maka golongan jin akan mendapatkan santapan mereka bersamaan dengan setiap suapan yang ia makan. Sebagaimana disebutkan juga dalam hadits lainnya,

BACA JUGA: Muslimah, Ini Waktu Lamanya Haid Menurut Para Ulama

Dari Jabir ra, sesungguhnya Nabi Muhammad Saw bersabda, “Jika seseorang masuk rumahnya kemudian ia menyebut nama Allah ketika memasukinya dan ketika makan, maka setan akan berkata (kepada kawanannya), ‘tidak ada tempat tidur dan makanan untuk kalian,’ tapi jika seseorang masuk dan menyebut nama Allah ketika masuk, maka setan akan berkata, ‘kalian dapat tempat tidur,’ dan jika ia tidak menyebut nama Allah juga ketika makan, sungguh setan berkata, ‘selamat, kalian dapat tempat menginap dan makan malam,’,” (HR. Muslim)

Dari semua nash ayat dan hadits yang menyebutkan tentang makanan yang dikonsumsi oleh golongan jin dan setan, belum ditemukan yang menyebutkan jin senang memakan darah haid perempuan. Wallahu’alam. []

SUMBER: BINCANG MUSLIMAH

Tags: Darah HaidJinmuslimah haid
ADVERTISEMENT
Previous Post

Warga Gaza Kirim Donasi bagi Pengungsi Palestina di Libanon

Next Post

Perjanjian di Perang Khandak yang Tidak Disepakati

Laras Setiani

Laras Setiani

Related Posts

ibu,Penguras Energi Wanita, Perempuan

Perempuan Setelah Nikah, Tugasnya Berat kayak Kepala Negara?

4 Juli 2025
Muslimah, Ibu Rumah Tangga:

Merawat Diri untuk Ibu Rumah Tangga: Bukan Egois, tapi Amanah!

4 Juli 2025
Keistimewaan Wanita Berhijab, Fiqih

4 Ilmu Fiqih yang Wajib Diketahui oleh Perempuan

2 Juli 2025
remaja, remaja muslimah

Wahai Remaja Muslimah, Kecantikanmu hanya untuk Suamimu Kelak

1 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.