• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Curhat Kepsek SMP Negeri yang Sekolahnya Cuma dapat 5 Siswa 

by Sodikin
7 tahun ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
SMP Negeri 2 Rejotangan Tulungagung hanya dapat 5 siswa akibat terimbas sistem zonasi. Foto: Detik

SMP Negeri 2 Rejotangan Tulungagung hanya dapat 5 siswa akibat terimbas sistem zonasi. Foto: Detik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TULUNGAGUNG–SMPN 2 Rejotangan Tulungagung hanya mampu menjaring lima siswa baru pada tahun 2019. Hal ini terjadi akibat imbas dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi,

Kepala SMPN 2 Rejotangan, Sri Wahyuni, mengatakan hingga Sabtu (22/6/2019) pihaknya masih membuka pendaftaran siswa baru, meskipun PPDB serentak telah ditutup Jumat (21/6/2019). Ini dilakukan setelah pihaknya mendapat izin dari dinas pendidikan untuk melanjutkan PPDB. Sebab selama proses pendaftaran, sekolahnya hanya mendapatkan lima siswa.

BACA JUGA: Kisruh PPDB, KPAI Buka Posko Pengaduan

“Selama proses PPDB zonasi kemarin kami hanya dapat lima siswa dari pagu empat rombel, padahal kami sudah berusaha semaksimal mungkin dengan melakukan upaya pendekatan di SD sekitar, bahkan kepala desa juga kami dekati, tapi faktanya seperti ini,” kata Sri.

ArtikelTerkait

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

Sepinya pendaftar di sekolahnya disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari karakter sosial di lingkungan sekitar, persaingan antar sekolah hingga kebijakan zonasi.

“Kalau dulu kami biasanya mendapatkan limpahan dari siswa-siswa yang memiliki nilai kurang bagus yang tidak diterima di sekolah-sekolah favorit, tapi sekarang berbeda. Sekarang meskipun nilainya minim asalkan dekat dengan sekolah bisa masuk,” ujarnya.

Menurutnya, pembagian zonasi sekolahnya juga beririsan dengan beberapa sekolah negeri yang selama ini mendapatkan murid lebih banyak, seperti SMPN 2 Ngunut, SMPN 3 Ngunut dan SMPN I Rejotangan.

“Sehingga mereka lebih memilih ke sekolah-sekolah itu, karena mungkin dinilai lebih favorit, bahkan untuk SMPN I Rejotangan sendiri sekarang juga kekurangan murid,” imbuhnya.

Wanita yang akrab disapa Corie ini menambahkan selain itu, sekolahnya juga bersaing dengan sejumlah sekolah swasta dan MTs Negeri. Sehingga membuat peta persaingan antar sekolah semakin ketat.

Secara geografis, posisi SMPN 2 Rejotangan memiliki letak yang strategis, berada di ruas jalan protokol Tulungagung-Blitar, selain itu juga berdampingan dengan SMA Negeri I Rejotangan.

BACA JUGA: 2 Keponakan Kesayangan Mendikbud tak Lolos Sekolah Negeri

Kondisi sepinya pendaftar di sekolahnya telah terjadi sejak beberapa tahun lalu, namun kondisi penurunan drastis terjadi pada dua tahun terakhir atau seiring diberlakukannya sistem zonasi.

“Kalau tiga tahun lalu kami masih bisa dapat dua kelas, sekarang hanya lima anak. Tapi meskipun sedikit akan tetap kami lakukan proses pembelajaran seperti biasa,” jelasnya.

Corie menambahkan, akibat minimnya murid tersebut berdampak langsung tehadap manajemen sekolah dan kinerja para guru. Sebab guru-guru yang memiliki sertifikasi tidak bisa lagi memenuhi minimal jumlah jam mengajar yang ditetapkan. []

SUMBER: DETIK

Tags: PPDB
ADVERTISEMENT
Previous Post

Keluarkan Surat Edaran, Kemendikbud Lakukan Penyesuaian Kuota PPDB 2019

Next Post

Tumor Otak Agung Hercules Kembali Tumbuh, Keluarga Bingung

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Arti Kata Tabarakallah, Keutamaan Memuliakan Anak Yatim, Definisi Anak Yatim, Pijakan Aqidah, Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim, qawwam

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

15 Desember 2024
anak, ibu, nasihat, PESANTREN, surga, nama anak, percaya diri, disiplin

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

3 Agustus 2024
Cara Memilih Guru, upah mengajar agama, adab kepada guru, pesantren, adab seorang guru, guru, pendidikan

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

23 Mei 2024
Hukum Menyekolahkan Anak

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

16 Februari 2023
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.