islampos
Media islam generasi baru

Beri Bingkisan untuk Rombongan Raja Salman, Perempuan Ini Diganjar Segepok Uang

Sosok Ana, Muslimah pemberi bingkisan untuk rombongan Raja Salman yang diganjar segepok uang. Foto: Dream.
0

NUSA DUA—Masjid Agung Ibnu Batutah, Nusa Dua, Bali, Jumat (10/3/2017) disambangi sejumlah anggota rombongan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud guna menunaikan shalat jumat.

Kesempatan tersebut ternyata tak disia-siakan oleh seorang perempuan bernama Ana, ia begitu antusias dengan kedatangan rombongan Raja Arab Saudi itu dan berniat memberikan bingkisan untuk mereka.

Ana lalu menyerahkan bingkisan itu kepada salah seorang anggota rombongan Raja Salman yang baru saja melaksanakan Shalat Jumat di masjid yang terletak di Pusat Peribadatan Puja Mandala.

Tindakannya itu menuai balas, Ana diganjar dengan segepok uang yang diberikan oleh salah seorang anggota rombongan Raja Salman tersebut. Ana menerima uang setelah memberikan bingkisan berisi kain batik.

Seorang pria berperawakan tinggi besar yang menerima bingkisan dari Ana lalu menyerahkan segepok uang.

Menurut Ana, bingkisan darinya berisi tiga lembar kain batik dan tiga buah kaos.

“Ada tiga batik dari Pekalongan dan tiga kaos t-shirt Puja Mandala produksi saya sendiri,” kata Ana, seperti dikutip dari Dream, Jumat (10/3/2017).

Ana mengaku mendapatkan informasi bahwa seorang pangeran Saudi akan menunaikan Shalat Jumat di masjid tersebut. Ana kemudian memutuskan datang ke Puja Mandala untuk melihat sosok pangeran tersebut.

“Katanya pangeran mau Shalat Jumat di sini, ya sudah, saya ke sini. Saya juga tadi sempat kasih kartu nama ke Beliau. Orangnya tadi yang naik mobil Alphard hitam,” tutur Ana.

Ana sebelumnya tidak berniat memberikan bingkisan. Akan tetapi salah satu rekannya menyarankan agar dia memberikan bingkisan itu.

“Tadi ada yang menyarankan (diserahkan saja),” kata dia.

Ana mengaku sangat senang mendapat gepokan uang itu, ketika ditanya berapa jumlahnya, ia enggan menyebut berapa jumlahnya.

“Jangan, ah, malu saya. Yang pasti rupiah. Rahasia kalau nominalnya,” tutur Ana. []

loading...
loading...