• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Berbuat Baik untuk Tetangga, Petani Ini Malah Rugi Hingga Rp 500 Juta, Ini Kisahnya

by Sodikin
7 tahun ago
in Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kebun lobak dua petani Cina dipanen para tetangganya secara gratis. Foto: Weibo

Kebun lobak dua petani Cina dipanen para tetangganya secara gratis. Foto: Weibo

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KEBAIKAN akan selalu memberikan kebahagiaan dan kepuasan. Meski terkadang berbuat baik tak selalu berakhir dengan keuntungan. Seperti yang dialami dua petani di provinsi Hubei Cina yang tak menyangka kebaikan yang mereka lakukan ternyata berujung pada kerugian.

Awalnya mereka berdua memutuskan untuk berbuat baik dengan membiarkan tetangga mereka mengambil satu atau dua tas lobak putih yang baru tumbuh di kebun mereka. Namun mereka tak manyangka jika hal itu akan menelan biaya panen sebesar 500 ton, atau setara dengan uang tunai sekitar $ 42.000, atau sekira Rp 500 juta!

BACA JUGA: Rezeki yang Membawa Kebaikan

Xu Jiuge, salah seorang petani yang menderita kerugian tak terduga pada Desember 2019 silam. Ia mengatakan kepada surat kabar Chutian Metropolis Daily bahwa ia dan rekannya mengizinkan tetangga mereka mengambil beberapa lobak untuk konsumsi rumah. Lobak diberikan setelah beberapa tetangga memuji lobak Xu dan mengatakan bahwa lobaknya sangat enak ketika dibuat sup saat musim dingin.

ArtikelTerkait

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

Lagi pula, Xu dan rekannya hanya memiliki beberapa tetangga, dan jika masing-masing mengambil satu atau dua kantong lobak, hal itu tidak akan berpengaruh terhadap panen lobak yang biasanya mencapai ratusan ton.

Namun apa yang dilakukan Xu dan rekannya ini berubah menjadi ‘tragedi’ kala banyak orang yang ikut mengambil lobak di kebun Xu secara gratis.

“Penduduk desa memuji lobak yang kami tanam terasa sangat enak jika dibuat sup musim dingin. Lalu mereka bertanya apakah boleh mengambil beberapa lobak,” kata Xu Jiuge kepada wartawan Cina.

“Mereka adalah tetangga kami dan kami tidak menganggap itu masalah besar sehingga kami mempersilakan untuk mengambil lobak di kebun … tapi saya tidak tahu bagaimana kabar tersebut berkembang menjadi viral bahwa semua lobak kami gratis diambil,” tambah Xu.

Tidak ada yang tahu siapa yang mengarang rumor bahwa petani membagikan lobak putih secara gratis. Namun satu hal yang pasti kabar itu menyebar seperti api. Pada hari berikutnya, ladang petani sudah dibanjiri oleh orang-orang yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Bahkan beberapa di antaranya rela menempuh perjalanan jauh untuk mengambil lobak secara gratis. Para petani mencoba menelepon polisi, namun aparat tak bisa berbuat banyak untuk menahan massa.

“Kebanyakan orang datang pada hari Selasa, dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam, banyak orang di seluruh lapangan. Saya memperkirakan ada 3.000 orang pada hari itu. Beberapa dari mereka telah melakukan perjalanan sejauh 120km,” papar Xu.

BACA JUGA: Orang yang Dikejar Rezeki

Beberapa orang bahkan menyiarkan secara langsung saat mereka ‘memanen’ lobak orang secara gratis di media sosial. Hal itu mengundang teman-teman mereka untuk bergabung dengan mereka.

Tidak ada yang bisa dilakukan pemilik kecuali duduk dan menyaksikan panen 500 ton lobak  ‘menguap’ di depan mata mereka. Kebaikan mereka telah merugikan hingga Rp 500 juta.

Namun, mereka tampak tidak terlalu kesal. Xu mengatakan kepada wartawan bahwa mereka mengikhlaskan kebun mereka digarap ribuan orang sebagai amal daripada mengajukan keluhan dan mencari ganti rugi. []

SUMBER: ODDITY CENTRAL

Tags: cinaPanenpetani
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketahanan Keluarga: Basis Operasional Pembangunan

Next Post

Ilmu yang Dikaruniakan Allah untuk Abul Munzir

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gunung, naik gunung, shalat

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

8 Juli 2025
menikah, KUA

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

6 Juli 2025
gunung, mendaki gunung

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

2 Juli 2025
rasa benci, anak, ayah

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

30 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.