• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bagaimana Cara Meruqyah Anak untuk Melindunginya?

by Rifki M Firdaus
8 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
berlaku adil kepada anak

Foto: Istimewa (Elin Marlina)/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Ustaz. Saya mempunyai anak perempuan yang umurnya 1 tahun lebih. Setelah saya membaca dzikir pagi dan petang, saya tiupkan kepadanya. Apakah yang demikian dibolehkan? Apakah itu cara yang benar untuk meruqyah anak kecil?

Cara yang benar untuk meruqyah anak kecil untuk menjaga dan melindunginya adalah sebagaimana Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- melakukannya kepada kedua cucunya Hasan dan Husain –radhiyallahu ‘anhuma:

Bukhori (3371) telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas –radhiyallahu ‘anhuma- berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ وَيَقُولُ : إِنَّ أَبَاكُمَا كَانَ يُعَوِّذُ بِهَا إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ : أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

“Biasanya Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- membaca (doa perlindungan) untuk Hasan dan Husain dan bersabda: “Sungguh ayah kalian berdua membaca (doa perlindungan) dengan kalimat ini kepada Ismail dan Ishak: “Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari semua syetan dan binatang yang berbisa dan dari setiap ‘ain yang menimpanya (mata yang mencelanya)”.

Ibnu Hajar berkata di dalam Fathul Baari (6/410):

Sabda beliau: “Al Hammah” adalah bentuk mufrad dari Hawam artinya binatang yang berbisa

Sabda beliau: “Wa min kulli ‘aini lammah”, Al Khithobi berkata: “Maksudnya dalah setiap penyakit dan bencana yang menimpa manusia dari kegilaan dan kerusakan akalnya.

Disunnahkan juga untuk meruqyah anak-anak dengan membacakan dua surat perlindungan dan mengusap tubuh mereka pada saat membacakannya, atau dengan membaca keduanya di antara dua telapak tangan lalu ditiupkan pada keduanya dengan sedikit ludah untuk mengusapkannya kepada anak yang bisa dijangkau oleh tangan, atau dengan membacakannya pada air lalu mengusapkannya kepada mereka atau untuk memandikan mereka dengannya, karena Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah membiasakan diri dan orang lain dengannya.

BACA JUGA: Tata Cara Ampuh Ruqyah Diri Sendiri

Dari Abu Sa’id Al Khudri –radhiyallahu ‘anhu- berkata:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنَ الجَانِّ وَعَيْنِ الإِنْسَانِ حَتَّى نَزَلَتِ الْمُعَوِّذَتَانِ ، فَلَمَّا نَزَلَتَا أَخَذَ بِهِمَا وَتَرَكَ مَا سِوَاهُمَا
رواه الترمذي ( 2058 ) ، وصححه الألباني في صحيح الترمذي

“Bahwa Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- berlindung (dari gangguan) jin dan ‘ain manusia sampai turun dua surat perlindungan (Al Falaq dan An Nas), pada saat keduanya diturunkan maka beliau mengamalkannya dan meninggalkan yang lainnya”. (HR. Tirmidzi: 2058 dan dishahihkan oleh Albani di dalam Shahih Tirmidzi)

Meniupkan dengan diikuti sedikit ludah diambil dari petunjuk Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebelum tidurnya, bahwa beliau membaca kedua (surat tersebut) pada kedua telapak tangannya lalu meniupkannya pada keduanya lalu beliau mengusapkannya pada seluruh tubuhnya yang suci. Pada saat beliau sakit maka ‘Aisyah melakukan hal yang sama kepada beliau yang menunjukkan bahwa untuk anak kecil bisa dilakukan oleh ibunya dengan meniupkan bacaan kedua surat perlindungan dan mengusapkannya kepadanya.

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha- berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ نَفَثَ فِي كَفَّيْهِ بِـ ” قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ” وَبِالْمُعَوِّذَتَيْنِ جَمِيعاً ، ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا وَجْهَهُ وَمَا بَلَغَتْ يَدَاهُ مِنْ جَسَدِهِ . قَالَتْ عَائِشَةُ : فَلَمَّا اشْتَكَى كَانَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَفْعَلَ ذَلِكَ بِهِ
رواه البخاري (5748(

“Biasanya Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada saat pergi ke tempat tidurnya beliau meniupkan pada kedua telapak tangannya dengan bacaan “Qul Huwallahu Ahad” dan kedua surat perlindungan (Al Falaq dan An Nas) semuanya. Kemudian beliau mengusapkan keduanya pada wajah dan semua yang dijangkau oleh tangan. Aisyah berkata: “Pada saat beliau mengeluhkan sakit, maka beliau meminta saya untuk melakukan hal yang sama”. (HR. Bukhori: 5748)

BACA JUGA: Lima Hukum Islam Soal Ruqyah

Adapun dzikir pagi dan petang, maka sepanjang pengetahuan kami tidak ada petunjuk bahwa beliau (Aisyah) tidak membaca pada kedua ujung hari dengan niatan untuk ruqyah, maka kami menyarankan untuk tidak Anda lanjutkan dan mencukupkan diri dengan apa yang telah diterapkan oleh Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam. Wallahu A’lam. []

SUMBER: ISLAMQA

Tags: anak kecilRuqyah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penipuan Uang Raja Rp23 Triliun Terungkap dalam Pemeriksaan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Next Post

Inilah Tokoh NU yang Makamnya Dilangkahi Sandiaga Uno saat Berziarah

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.