• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Kisah Pilu Ayah di Garut Curi Ponsel agar Bisa Dipakai Anaknya Belajar Online

by Yudi
6 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Sugeng Hariadi, memberikan bantuan peralatan sekolah kepada seorang gadis pelajar MTs yang merupakan anak keluarga miskin. Foto: Viva

Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Sugeng Hariadi, memberikan bantuan peralatan sekolah kepada seorang gadis pelajar MTs yang merupakan anak keluarga miskin. Foto: Viva

GARUT–Seorang ayah di Garut, Jawa Barat, nekat mencuri ponsel agar bisa dipakai anaknya untuk belajar secara online pada masa pandemi virus corona covid-19.

Kisah pencurian tersebut diceritakan oleh Ahmad Teguh (34), anak dari korban pencurian. Teguh bersama ayahnya mengaku sudah memaafkan pelaku.

BACA JUGA: Potret Buram Krisis Ekonomi di Libanon; Pencuri Nangis Minta Maaf karena Anaknya Kelaparan

Teguh, warga Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Rabu (5/8/2020), menceritakan, ponsel pintar sang ayah hilang dicuri beberapa waktu lalu.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Mendapat laporan itu, Teguh lantas berinisiatif melakukan pencarian, melalui aplikasi pelacak ponsel yang juga tertanam di ponsel sang ayah.

Ketika melakukan penelusuran berdasarkan aplikasi pelacakan itu, Teguh mengikuti hingga menemukan rumah gubuk reyot.

“Berdasarkan aplikasi pelacak ponsel itu, saya tiba di gubuk reyot. Saya tahu pelaku dan ponsel ayah saya ada di dalam gubuk itu,” kata Teguh.

Teguh lantas mengetuk rumah itu. Saat pintu dibuka oleh si empu rumah, Teguh melihat di dalamnya tedapat pasangan suami istri dan tiga orang anak kecil.

“Saya lantas melihat salah satu anak mereka sedang belajar secara online memakai ponsel ayah saya yang hilang,” kata Teguh.

BACA JUGA: Kisah Pencuri Shalih Hingga Akhirnya Dinikahkan dengan Anak Pedagang Kaya Raya

Melihat hal tersebut, Teguh tidak marah, tapi justru bersedih. Dia lantas mempertanyakan perihal ponsel itu ke lelaki yang merupakan ayah anak tersebut.

Si ayah mengakui mencuri ponsel tersebut. Teguh dan pelaku lantas pergi menemui ayahnya untuk meminta maaf.

“Saya sebenarnya sebelumnya sudah yakin pencuri ponsel itu tidak berniat mengambil keuntungan. Karena di rumah, dekat ponsel itu ada satu lagi ponsel serta laptop, tapi tak diambil,” kata dia.

Perkara itu kekinian berakhir secara damai. Korban tidak melanjutkan kasus itu ke jalur hukum. []

SUMBER: SUARA.COM

 

Tags: belajar onlinePencuri
Previous Post

Sebanyak 40 Tenaga Kesehatan di Bekasi Terinfeksi Covid-19

Next Post

Jalan Hidup Manusia, Terpaksa atau Pilihan?

Yudi

Yudi

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.