• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 8 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Pasrah kepada Takdir Bukan Berarti Tak Berbuat Apa-apa

by Sodikin
9 tahun ago
in Nasihat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Banten

Ilustrasi. Foto: Banten

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ALLAH SWT telah mengatur takdir setiap makhluknya. Rezeki, jodoh, maut semuanya sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Tak akan ada satupun makhluk yang bisa mengubah takdir dari-Nya. karena itu tak perlu kita mengeluh atau melayangkan ‘protes’ kepada Allah SWT ketika hidup tak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Jika kita sudah berusaha semaksimal mungkin, ya sudah, kita tinggal bertawakal karena Allah SWT yang Maha Menentukan. Jika hasil dari apa yang kita kerjakan dapat segitu, ya sudah. Tak usah berencana ingin jadi kaya. Jadi kaya tetap begitu-begitu juga. Kalaupun usaha gagal, hanya bikin hidup tambah susah.

Kalau sudah memang kematian menjemput, ya mau apa lagi. Bukankah kita sudah berusaha maksimal, semuanya sudah ditakdirkan. Dan kita sudah berobat. Dokterpun kalau pasiennya meninggal setelah mengalami penanganan medis darinya akan secara dramatis bilang: “Sudah takdir. Kami sudah maksimal menanganinya.”

Hidup kita itu jangan terlalu dibikin repot. Semuanya sudah digariskan, jadi kita tidak usah repot-repot menggariskan kembali kehidupan yang sudah digariskan. Kita hanya diwajibkan untuk selalu berusaha. Allah SWT berfirman:

ArtikelTerkait

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka,” (QS. Ar Raad : 11).

Semua gambaran di atas hanya deskripsi kasar bahwa kita seolah menyerah pada nasib. Ada perbedaan besar antara nasib dan takdir. Kita tidak mungkin melawan takdir, tapi kita bisa mengubah nasib kita.

Keputusasaan, kemauan yang lemah, jiwa pecundang. Syaitan menyukainya. Sebab dengan begitu mereka tidak banyak mengubah hidupnya. Merasa benar bertedeng pada kata-kata kita sudah maksimal melakukannya. Sadarkah kita maksimal adalah barometer angka atau capaian yang sudah ada tingkatan terendahnya dan tertingginya? Minimal di angka tiga dan maksimal di angka delapan. Minimal tidak minta-minta, maksimal tidak menyusahkan orang.

Coba kita optimalkan kemampuan kita. Sebab optimalisasi tidak ada batasan maksimal. Dia akan terus bertambah seiring bertambahnya kemampuan.

Allah SWT tidak akan mengubah kita kecuali kita mengubahnya sendiri. Itu keniscayaan. Allah SWT punya rencana buat kita tapi kita pun harus punya rencana buat diri kita sendiri. Wallahualam. []

Tags: berusahaTakdirtawakal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Warga Non-Muslim Rasakan Indahnya Suasana Ramadan di Arab Saudi

Next Post

3 Bocah Hafiz Mesir Ini Motivasi Warga Kediri Cintai Al-Quran

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Adab Bertetangga, percaya diri, tetangga, Akibat Berbuat Benar, Tetangga, kejelekan

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

15 Juni 2025
Wudhu Dulu Sebelum Mandi Junub, nasihat ibnul qayyim, Macam Cemburu, Cara Membersihkan Najis, Dosa

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

10 Juni 2025
Waktu Terbaik Shalat Dhuha, Muslim yang Bersyukur,Doa Minta Kaya, Manfaat Mendoakan Orang Lain, Doa, Keutamaan Doa, Penyebab Doa Tidak Terkabul, Doa Sapu Jagat, Doa

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

6 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.