• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Umat Islam itu Harus Kaya, Mengapa?

by Eppi Permana Sari
9 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Very Fund

Foto: Very Fund

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

UMAT Islam harus dan boleh jadi kaya sekaya apapun asalkan mengikuti ajaran Islam. Rektor STEI Tazkia M. Syafi’i Antonio menjelaskan, Muslim boleh sekaya apapun asalkan harta kekayaannya didapat dengan cara halal.

“Bukan dengan riba, zhalim, merusak alam, atau menyogok,”kata dia, dalam Dialog Kebangsaan di forum Days of Islamic Economics Revival (DINAR) 2017 STEI Tazkia, di Aula Al-Hambra, STEI Tazkia, Sentul Kabupaten Bogor pada Kamis (11/5/2017).

Menurutnya, bicara yang haram dan halal jelas. Tapi di antara keduanya ada area meragukan. Siapa yang masuk ke area meragukan, akan jatuh kepada yang haram.

Umat Islam boleh kaya tapi harus rendah hati. Semua hal dari, milik, diawasi, dan akan kembali kepada Allah. Maka seorang Muslim mendedikasikan diri untuk Allah. ”Jangan sampai saat jadi mahasiswa idealis, tapi saat punya jabatan malah lupa,” kata Syafi’i.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Muslim juga boleh kaya selama ia berbagi. Tidak ada yang iri kalau yang kaya berbagi.

Di sisi lain, harus ada upaya bersama mencerdaskan umat. Sebab salah satu alasan kemunduran ekonomi Islam adalah kesalahan pola pikir.

”Banyak yang merasa cukup dengan miskin dan sabar. Padahal, yang kaya dan sabar lebih dekat ke surga karena dayanya lebih besar,” ungkap Syafi’i. []

 

Sumber: Konsultasi Syariah

Tags: HalalkayaMuslimPuasaRamadan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dengan Memasak, Koki Muslimah Ini Lawan Islamofobia

Next Post

Sambut Ramadhan, Rumah Sakit Ini Luncurkan Kampanye ‘Ramadhan Sehat’

Eppi Permana Sari

Eppi Permana Sari

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.