• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

AS Tuduh Iran Lakukan Pelanggaran HAM Berat

by Sodikin
10 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Khaleejtimes

Foto: Khaleejtimes

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

IRAN—Kementerian Luar Negeri Iran dikabarkan telah menepis tuduhan pada laporan tahunan yang dirilis Departemen Luar Negeri AS. Laporan tahunan ini berisi tentang situasi dan banyaknya kasus pelanggaran HAM di Iran, kantor berita Tasnim melaporkan pada Ahad (5/3/2017).

“Karena catatan pelanggaran HAM berat dan mengerikan di dalam maupun di tingkat internasional, pemerintah AS tidak mengomentari kasus HAM di negara-negara lain selain Iran,” ungkap Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi.

Qasemi beranggapan bahwa tidak ada organisasi atau hukum internasional apalagi pemerintah AS untuk menilai status HAM di seluruh dunia secara sepihak.

Laporan Departemen Luar Negeri AS yang dirilis pada Jumat pekan lalu mengungkapkan bahwa Iran telah melakukan “pembatasan pada kebebasan sipil,” termasuk kebebasan berbicara, berorganisasi, beragama dan pers sejak tahun 2016.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Departemen Luar Negeri AS juga mencaci pemerintah Iran yang dituduh kerap melakukan pembunuhan sewenang-wenang dan melanggar hukum, termasuk yang paling sering adalah eksekusi terhadap seseorang setelah ditangkap dan tanpa proses pengadilan.

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa beberapa negara Barat sengaja menggunakan isu HAM sebagai alat untuk kepentingan politik mereka, guna menguasai negara lain. []

Tags: amerikairanpelanggaran ham
ADVERTISEMENT
Previous Post

Miskin Bukan Jadi Halangan Beribadah, Contoh Umat Muslim Karibia

Next Post

Siapkah MTs dan MA Gelar UNBK 2017 ? Ini Jawaban Kemenag

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.