• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 22 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bentuk Takbir yang Muthlaq (Bebas) dan yang Muqayyad (Terikat) pada Hari-hari Selama Bulan DzulHijjah

by Haura Nurbani
3 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Takbir

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MASALAH takbir muthlaq pada saat idul adha, apakah takbir setelah selesai shalat termasuk takbir muthlaq atau tidak? Apakah yang demikian itu termasuk sunnah, mustahab atau bid’ah?

Adapun takbiran pada hari raya idul adha, maka telah disyari’atkan mulai awal bulan sampai pada hari ke 13 bulan Dzul Hijjah, berdasarkan firman Allah Ta’ala:

ليشهدوا منافع لهم ويذكروا اسم الله في أيام معلومات الحج /28

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfa`at bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan”. (QS. Al Hajj: 28)

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

BACA JUGA: Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Niat dan Artinya

Dan itulah yang dinamakan 10 awal bulan Dzul Hijjah. Dan berdasarkan firman Allah lainnya:

واذكروا الله في أيام معدودات البقرة / 203

“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang”. (QS. Al Baqarah: 203)

Jamaah Haji, Safa dan Marwah, Takbir Idul Adha
Foto: Tatin | Islampos

maksudnya adalah pada hari-hari tasyriq. Dan berdasarkan sabda Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- :

أيام التشريق أيام أكل وشرب وذكر الله عز وجل رواه مسلم في صحيحه

“Hari-hari tasyriq adalah hari-hari untuk makan, minum dan berdzikir kepada Allah –‘Azza wa Jalla-“. (HR. Muslim dalam Shahihnya)

Imam Bukhori telah menyebutkan dalam kitab Shahihnya sebagai catatan dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhuma- bahwa keduanya pernah keluar ke pasar pada 10 awal Dzul Hijjah dan bertakbir, dan masyarakat bertakbir dengan takbir dari keduanya.

Umar bin Khottob dan anaknya –radhiyallahu ‘anhuma- keduanya dahulu bertakbir pada saat hari-hari Mina di masjid dan di tenda, dengan suara yang keras sehinggan Mina bergemuruh dengan suara takbir.

Telah diriwayatkan dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan dari beberapa para sahabat –radhiyallahu ‘anhum- bahwa mereka bertakbir setiap kali selesai shalat lima waktu, sejak shalat Subuh pada hari Arafah sampai shalat Ashar pada tanggal 13 Dzul Hijjah, hal ini untuk mereka yang tidak sedang berhaji.

Adapun para jamaah haji, mereka sudah sibuk pada saat ihramnya dengan talbiyah sampai melempar jumrah Aqabah pada hari raya idul adha, setelah itu baru mereka sibuk dengan takbir, takbirnya pun dimulai bersamaan dengan batu pertama untuk melempar jumrah Aqabah. Jika dia bertkbir bersamaan dengan talbiyah maka tidak apa-apa, berdasarkan perkataan Anas:

كان يلبي الملبي يوم عرفة فلا ينكر عليه ، ويكبر المكبر فلا ينكر عليه رواه البخاري

“Bahwa orang yang bertalbiyah membaca talbiyah pada hari Arafah tidak apa-apa, dan membaca takbir juga tidak apa-apa”. (HR. Bukhori)

Tata Cara Melaksanakan Sa'i, Takbir Idul Adha
Foto: Tatin | Islampos

Namun yang lebih utama bagi yang sedang berihram adalah bertalbiyah, dan bagi mereka yang tidak berihram adalah bertakbir pada hari-hari yang telah disebutkan.

BACA JUGA:  Inilah Bedanya Takbir Idul Adha dengan Idul Fitri

Dengan ini anda mengetahui bahwa takbir muthlaq (umum) dan yang muqayyad (terikat) keduanya dilakukan secara bersamaan menurut pendapat yang benar selama lima hari, yaitu; pada hari Arafah, hari Nahr (raya idul adha) dan tiga hari tasyriq.

Sedangkan pada hari ke delapan dan sebelumnya sampai awal bulan, maka takbir yang dilakukan adalah takbir muthlaq, tidak terikat, berdasarkan beberapa ayat dan atsar sebelumnya. Dan di dalam Al Musnad dari Ibnu Umar –radhiyallahu ‘anhuma- dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bahwa dia berkata:

ما من أيام أعظم عند الله ولا أحب إليه العمل فيهن من هذه الأيام العشر ، فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

“Tidak ada hari yang lebih agung menurut Allah, juga tidak ada hari yang lebih dicintai oleh-Nya kecuali 10 awal bulan Dzul Hijjah, maka perbanyaklah oleh kalian tahlil, takbir dan tahmid”.

Atau sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. []

SUMBER: ISLAMQA

Tags: Takbirtakbir idul adha
ADVERTISEMENT
Previous Post

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Next Post

Begini Respons Jokowi soal Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Dirinya dan Mega

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.