• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Sulit Membersihkan Najis, Bagaimana?

by Yudi
5 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
najis ringan, sering menahan buang air kecil, membersihkan najis, najis

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

UNTUK membersihkan najis mutawassithah yang masih tampak sifat najisnya (warna, bau dan rasa), yang disebut oleh para ulama dengan istilah najis ‘ainiyyah, kita perlu membasuhnya dengan air hingga seluruh sifat najis itu hilang.

membersihkan najis

Jika seluruh sifat najis itu sudah hilang dengan satu kali basuhan (ghasl), maka itu sudah cukup. Meski disunnahkan untuk membasuhnya dua dan tiga kali.

Jika najis tersebut belum hilang setelah satu kali basuhan, wajib dibasuh lagi untuk kedua kalinya. Jika dua kali juga belum hilang, wajib dibasuh untuk ketiga kalinya.

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Jika setelah tiga kali basuhan dalam membersihkan najis, namun sifat najis itu belum juga hilang, padahal sudah dibantu dengan menggunakan sabun dan semisalnya, kondisi semacam ini disebut dengan kondisi ta’assur (حالة التعسر).

BACA JUGA: 7 Benda Najis dan 3 Jenis Najis

Pada kondisi ta’assur (kondisi sulit menghilangkan atau membersihkan najis) ini, kita lihat:

1. Jika sifat najis yang tersisa hanya warnanya saja, atau hanya baunya saja, kita hukumi tempat yang terkena najis tersebut sudah suci.

2. Jika yang tersisa adalah warna dan bau najis sekaligus, atau yang tersisa adalah rasa dari najis tersebut, maka wajib menambah basuhan hingga sifat-sifat tersebut hilang, dibantu dengan sabun dan semisalnya.

Jika orang yang paham tentang kenajisan dan sifat-sifatnya (ahlul khibrah) menyatakan, najis tersebut tidak mungkin hilang kecuali dengan memotong tempat yang terkena najis tersebut, keadaan ini disebut dengan keadaan ta’adzdzur (حالة التعذر).

BACA JUGA: Menghilangkan Najis Ringan dengan Memerciki Air

Pada keadaan ta’adzdzur (keadaan tidak mungkin menghilangkan atau membersihkan najis) ini, najis tersebut menjadi najis yang ma’fu (dimaafkan), dan boleh shalat dengan membawa najis tersebut (misalnya najisnya ada pada pakaian yang dipakai saat shalat).

Dan jika beberapa waktu kemudian najis tersebut bisa dihilangkan, wajib menghilangkannya. Wallahu a’lam.

Rujukan: At-Taqrirat As-Sadidah, Qism Al-‘Ibadat, karya Syaikh Hasan bin Ahmad Al-Kaf, Halaman 135-136, Penerbit Dar Al-‘Ulum Al-Islamiyyah, Surabaya, Indonesia.

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Tags: fikih najisfikih thaharahmembersihkan najisNajis
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berikut Hadist-hadist Nabi tentang Ikhlas

Next Post

3 Waktu yang Baik untuk Berhubungan Suami Istri

Yudi

Yudi

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.