ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Suami Jangan Terlalu Curiga kepada Istri

0

Advertisements

RASA cemburu dalam suatu rumah tangga memang biasa. Cemburu bisa jadi adalah tanda sayang terhadap pasangan.

Cemburu yang tidak boleh dilakukan adalah yang berlebihan. Misalkan suami yang mencari-cari kesalahan istri karena terlalu cemburu atau saat ini biasa disebut posesif.

BACA JUGA: Jangan Jadi Suami Dayyuts

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan para suami agar tidak terlalu penuh curiga ketika ia meninggalkan istrinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا قَدِمَ أَحَدُكُمْ لَيْلاً فَلاَ يَأْتِيَنَّ أَهْلَهُ طُرُوْقًا حَتَّى تَسْتَحِدَّ الْمَغِيْبَةُ وَتَمْتَشِطَ الشَّعِثَةُ

“Jika salah seorang dari kalian datang pada malam hari maka janganlah ia mendatangi istrinya. (Berilah kabar terlebih dahulu) agar wanita yang ditinggal suaminya mencukur bulu-bulu kemaluannya dan menyisir rambutnya.” (HR. Bukhari, no. 5246 dan Muslim, no. 715).

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

نَهَى رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَطْرُقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلاً يَتَخَوَّنُهُمْ أَوْ يَلْتَمِسُ عَثَرَاتِهِمْ

“Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam melarang seseorang mendatangi istrinya di malam hari untuk mencari-cari tahu apakah istrinya berkhianat kepadanya atau untuk mencari-cari kesalahannya.” (HR. Muslim no. 715).

BACA JUGA: 7 Tips Agar Suami Tak Pindah ke Lain Hati

Hadits semacam ini kata Al-Muhallab adalah dalil yang menunjukkan terlarang mencari-cari kesalahan dan kelengahan istri karena ini adalah bagian dari fitnah dan termasuk berburuk sangka padanya (Lihat Syarh Al-Bukhari li Ibni Batthol, 13:372, Asy-Syamilah).

Tidak perlu seseorang cemburu secara berlebihan kepada pasangannya. Berilah kepercayaan kepadanya dengan didasari didikan agama yang benar. []

Wallahu A’lam.

SUMBER: RUMAYSHO

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline