• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Sekelumit Sekolah Beken

by Sodikin
6 tahun ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: IINA

Ilustrasi. Foto: IINA

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Juliana Fadhilah
julianafadhilah31@gmail.com

DAPAT menyandang status sebagai pelajar di sekolah beken merupakan impian setiap orang yang hendak ‘menimba ilmu’. Mengapa begitu? Coba Anda tanyakan pada mereka. Yakin, semua akan mengangkat kelima jarinya. Sudah pasti sekolah tersebut terkenal, segudang prestasi telah diraih dan meningkat tajam setiap tahun.

Para staf pengajar menyeleksi ratusan pendaftar, mungkin hingga ribuan…dengan telaten. Cara inilah guna menyaring siswa-siswi terpilih yang nantinya akan mencetak banyak penghargaan…mengharumkan nama sekolah.

BACA JUGA: Pelajaran-pelajaran Penting dari Satu Scene ‘Si Doel Anak Sekolahan’

ArtikelTerkait

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

Sekolah beken lho ini… Ilmu diperoleh tidak cuma-cuma. Alias nggak gretongan, bayar biaya masuk saja sudah waw sekali. Belum pengeluaran tetek-bengek lainnya setelah sah menjadi siswa maupun siswi di sekolah beken itu. Menyaingi gaji PNS masa kini. Lalu kenapa memilih sekolah nan mahal? Fasilitas mengenai pembelajaran dijamin, sangat menunjang KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Jika bersekolah di situ, secara umum Anda dicap anak pintar. Enak ya?

Mempertahankan prestasi jelas tidak mudah. Hidup ini seperti roda, kadang di atas kadang di bawah. Pun sama halnya dengan sekolah beken. Maka setiap Kepala Sekolah pada tahun jabatannya, dituntut untuk menghasilkan prestasi-prestasi yang telah ditentukan. Ini seriusan. Jadi tugas Kepala Sekolah tak segampang prasangka. Selama menjabat, kepalanya akan dibuat pusing tujuh keliling agar siswa-siswinya dapat membawa pulang piala usai perlombaan.

Salah seorang guru diamanahkan membimbing anak didik untuk mengikuti perlombaan. Tentu terkena imbas. Peluh membanjiri, gigit jemari. Kemampuan anak di luar ekspektasi. Ah, tak mengapa. Nama sekolah mereka cukup menjual. Tapi bila memang kepepet, pembimbing kocar-kacir ke sana kemari. Hasut memakai cara tak terpuji. Peserta dari sekolah tak populer hanya menjadi ‘piguran.’ Padahal kualitas bisa saja melebihi.

BACA JUGA: Tugas Sekolah

Saya ambil contoh, sebut saja namanya A. Ia mengikuti lomba cerpen tingkat ***, namun kalah. Anehnya naskah si A diminta juri. Untuk apa? Diarsipkan? Kan bukan pemenang, berarti gak layak dong. Segudang tanya berkelindan dalam benak (buruk sangka). Alhasil dengan gagalnya di lomba itu, ia terpacu. Setahun kemudian menerbitkan sebuah buku.

Salut.

Bila lomba dari tingkat rendah saja bau busuk tak terendus. Secara logika, pertanyaan yang muncul adalah bagaimana dengan perlombaan di tingkat yang lebih tinggi? Ah, permainan licik seakan lumrah. Tipu-tipu.

Sangat disayangkan sang pemenang jadi korban PHP karena sesungguhnya juara bukanlah dirinya. Melainkan orang lain yang keberadaannya enggan dianggap. Semoga kita tidak termasuk dalam daftar manusia tergila-gila akan prestasi dunia. Satu, sudahkah kita menjadi hamba-Nya yang taat? []

 

Tags: JuaraKepala Sekolahsekolah bekensekolah terbaik
ADVERTISEMENT
Previous Post

14 Tambalan di Baju Putra Amirul Mukminin

Next Post

Ini Pendapat para Salaf Soal Hukuman bagi Pelaku Nikah Sejenis

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Arti Kata Tabarakallah, Keutamaan Memuliakan Anak Yatim, Definisi Anak Yatim, Pijakan Aqidah, Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim, qawwam

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

15 Desember 2024
anak, ibu, nasihat, PESANTREN, surga, nama anak, percaya diri, disiplin

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

3 Agustus 2024
Cara Memilih Guru, upah mengajar agama, adab kepada guru, pesantren, adab seorang guru, guru, pendidikan

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

23 Mei 2024
Hukum Menyekolahkan Anak

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

16 Februari 2023
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.