• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 7 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Dari Anda Renungan

Sedekah Tidak Menunggu Kaya

Oleh Rifki M Firdaus
7 tahun lalu
in Renungan
Waktu Baca: 4 menit baca
A A
0
bolehkah kita berutang

Foto: Ralda/Islampos

1
BAGIKAN

Oleh: Asmarida. S. Pd.i
Penulis tinggal di Meulaboh, Aceh Barat

ISTILAH sedekah tentu tidak asing lagi kita dengar. Menurut KBBI sedekah memiliki arti pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, diluar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. Artinya sedekah adalah pemberian secara sukarela kepada para fakir miskin. Ini pengertian secara bahasa dan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Asal kata sedekah adalah Shidqoh yang artinya “benar”. Menurut tafsiran para ulama, orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. Jadi, sedekah adalah perwujudan sekaligus cermin keimanan. Sedekah berbeda dengan Zakat dan Infak. Zakat itu hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang hartanya sudah mencapai nishab (jumlah tertentu). Infak/Infak adalah sumbangan harta sukarela atau seikhlasnya.

BACA JUGA: Sedekah 10 Ribu, Dibalas 10 Juta!

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Pada dasarnya, dalam Islam cakupan sedekah itu sangat luas. Tidak hanya berupa harta, uang, pakaian dan pemberian lainnya. Namun yang melekat dalam diri seseorang bisa menjadi wasilah sedekah yang paling mudah.

Sabda Rasulullah SAW berikut ini tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua,

تَبَسُّمُكَفِىوَجْهِأَخِيكَلَكَصَدَقَةٌ

Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“ [HR at-Tirmidzi (no. 1956), Ibnu Hibban (no. 474 dan 529) dll, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, dan dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani dalam “ash-Shahihah” (no. 572)].
.
Hadits di atas menunjukkan bersedekah itu adalah perkara yang sangat mudah bukan? Hanya dengan senyuman mampu bernilai pahala di sisI Allah. Jangan meremehkan senyuman di wajahmu, bisa jadi dengan senyumanmu ada hati yang awalnya merasa tersakiti menjadi pulih kembali. Pada awalanya Ada kesalah pahaman menjadi hilang dan mempererat silaturahmi.

Bukankah seseorang yang sedang sakit hati, marah, benci, dendam dan semisal lainnya akan sulit memberikan senyuman kepada saudaranya. Maka sangatlah wajar, jauh-jauh hari Rasulullah SAW memberikan pujian yang amat besar kepada orang-orang yang mudah memberikan senyuman kepada saudaranya. Karena senyuman itu terpancar dari keimanan, agar tidak ada luka, dendam, iri, benci, marah yang terus menggerogoti hati. Senyum mampu memberikan kedamaian, silaturahim yang semakin erat. Dan pantas dianya dianggap bahagian dari sedekah.

BACA JUGA: Beginilah Cara Hemat Uang Belanja Bulanan

Esensi sedekah lainnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini,

“Setiap sendi manusia perlu bersedekah, setiap hari matahari terbit ada orang mengadili dua orang adalah sedekah. Membantu orang dengan mengangkat barang ke atas binatang tunggangan adalah sedekah. Satu kalimah yang baik adalah sedekah. Setiap langkah untuk mengerjakan solat adalah sedekah dan membuang sesuatu berbahaya di jalanan adalah sedekah. (HR. Bukhari).

“Setiap kali tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, menyuruh pada kebaikan adalah sedekah, melarang kemungkaran adalah sedekah, dan hubungan intim kalian (dengan isteri) adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah salah seorang di antara kami melampiaskan syahwatnya dan dia mendapatkan pahala?” Rasulullah Saw menjawab, “Bagaimana pendapat kalian jika ia melampiaskan syahwatnya pada yang haram, apakah ia berdosa? Demikian juga jika melampiaskannya pada yang halal, maka ia mendapatkan pahala.” (HR. Muslim).

“Setiap muslim harus bershadaqah.” Salah seorang sahabat bertanya, “Bagaimana pendapatmu, wahai Rasulullah, jika ia tidak mendapatkan (harta yang dapat disedekahkan)?” Rasulullah saw. bersabda, “Bekerja dengan tangannya sendiri kemudian ia memanfaatkannya untuk dirinya dan bersedekah.” Salah seorang sahabat bertanya, “Bagaimana jika ia tidak mampu, wahai Rasulullah saw.?” Beliau bersabda, “Menolong orang yang membutuhkan lagi teranaiaya.” Salah seorang sahabat bertanya, “Bagaimana jika ia tidak mampu, wahai Rasulullah saw.?” Beliau menjawab, “Mengajak pada yang ma’ruf atau kebaikan.” Salah seorang sahabat bertanya, “Bagaimana jika ia tidak mampu, wahai Rasulullah saw.?” Beliau menjawab, “Menahan diri dari perbuatan buruk, itu merupakan shadaqah.” (HR. Muslim)

Luar biasa bukan Islam memberikan kemudahan meraih pahala dari setiap sudut. Dalam sabda Rasulullah SAW mengingatkan kita perilaku sedekah amatlah mudah. Hanya membantu mengangkat beban berat saudaranya itu sedekah, setiap langkah menuju shalat, menafkahi keluarga, setiap amalan kebaikan adalah sedekah, berkata baik adalah sedekah, membuang duri atau paku yang dapat membahayakan orang yang lewat di jalanan adalah sedekah. Sungguh mudah memperoleh pahala sedekah.

Dan ada lagi yang Allah istimewakan pula, bahkan termasuk amal jariyah yang pahalanya tiada akan habis-habisnya, selalu mengalir sekalipun Allah SWT telah memanggilnya dengan kematian, yakni mengajak pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Sedekah jariyah yang memberikan pengaruh bagi peradaban dunia.

BACA JUGA: Bertengkar karena Uang, Atasi dengan 10 Tips Ini

Bisa di bayangkan, jika amar ma’ruf nahi mungkar tidak berjalan. Setiap dakwah yang dilakukan harus selalu berorientasi dengan kekayaan. Maka apa yang terjadi kehidupan hari ini, esok dan mendatang. Bisa jadi dunia benar-benar akan hancur dan kiamat kubra akan segera terjadi. Orang-orang shaleh tiada lagi keikhlasan bersedekah dalam melakukan aktivitas amar ma’ruf nahi mungkar .

Inilah esensi dari sedekah. Pemberian yang benar-benar ikhlas dan tulus, tanpa mengharap imbalan apapun dari orang yang kita berikan. Dan tiidak menyebut-nyebut kebaikan yang telah dilakukan. Biarkan Allah saja yang layak membalas setiap yang kita lakukan di dunia.

Maka mulailah hiasi bibir ini selalu tersenyum kepada saudaranya dengan senyuman paling ikhlas, jadikan lisannya selalu berucap kebaikan, dan terus melakukan amar ma’ruf nahi mungkar . Inilah esensi sedekah, pemberian iklhlas tanpa pamrih dalam segala hal. Dan dianya adalah cerminan dari orang-orang yang beriman. Maka tidak perlu menunggu kaya untuk bersedekah. Karena yakinlah, kita akan menjadi kaya karena sering bersedekah. Mari bersedekahlah dari hal-hal yang mudah, yang bisa kita lakukan dalam kebaikan saat ini juga. Wallahu A’Lam Bisshawab. []

Tags: kayaMenungguSedekah
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Laporan Perbulan IslamposAid Waqaf Mukena Bulan Agustus

Next Post

Sebab Dicintai Allah

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Terkait Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails

10 Larangan Allah

Oleh Haura Nurbani
13 Februari 2025
0
Perusak Amal, Larangan Allah, Anak Durhaka pada Orangtua, Maksiat, Pembohong

Berikut beberapa larangan Allah yang harus diketahui beserta penjelasannya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.