• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 13 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Potret Kemakmuran Masyarakat Islam

by Yudi
6 tahun ago
in Tahukah Anda
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rasul dari Jenis Manusia

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PERJALANAN panjang sejarah kaum Muslimin membuktikan bahwa Islam memiliki solusi yang tepat dan lengkap dalam mengatasi kemiskinan, solusi itu telah berhasil diwujudkan ketika kaum Muslimin hidup di zaman sahabat dan Daulah Umayah.

Dalam Kitab Al Amwaal karangan Abu Ubaidah, diceritakan bahwa Khalifah Umar bin Khathab pernah berkata kepada pegawainya yang bertugas membagikan shadaqah: “Jika kamu memberikan, maka cukupkanlah, selanjunya berkata lagi berilah mereka itu sedekah berulangkali sekalipun salah seorang di antara mereka memiliki 100 ekor unta.”

BACA JUGA: Nasihat Ulama untuk Khalifah Harun Ar-Rasyid

Artinya Umar bin Khattab menerapkan politik ekonomi yang memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan primer rakyat. Beliau menikahkan kaum muslim yang tidak mampu, membayar hutang-hutang mereka, dan memberikan kepada para petani agar mereka dapat menanami tanahnya.

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

Kondisi politik tersebut, terus berlansung hingga masa Daulah Umayah dibawah kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Pada saat itu semua rakyat sudah kaya dimana mereka tidak memerlukan bantuan harta lagi. Pada tahun kedua masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz menerima kelebihan dana dari rumah zakat secara berlimpah dari Gubernur Irak.

Khalifah Umar bin Abdul Aziz lalu mengirim surat kepada Gubernur Irak yang isinya “Telitilah, barangsiapa berhutang, tidak berlebih-lebihan, dan foya-foya, maka bayarlah hutangnya” kemudian Gubernur Irak mengirim jawaban kepada beliau, “Sesungguhnya aku telah melunasi hutang orang-orang yang mempunyai tanggungan hutang, sehingga tidak ada seorang pun di Irak yang mempunyai hutang, maka apa yang harus aku perbuat terhadap sisa harta ini?”

Khalifah Umar bin Abdul Aziz mengirimkan jawaban, “Lihatlah setiap jejaka yang belum menikah, sedangkan dia mau menikah. Nikahkanlah dia dan bayar mas kawinnya.”

Gubernur Irak lalu menjawabnya, “Saya telah melaksanakan semua perintah Bapak, tetapi harta ini masih tersisa.”

Lalu Khalifah Umar bin Abdul Aziz menjawab lagi, “Lihatlah para petani yang tidak mempunyai biaya untuk menanami tanahnya, berilah dia apa-apa yang dapat menyejahterakannya.”

Dalam kesempatan lain Khalifah Umar bin Abdul Aziz memerintahkan pegawainya untuk berseru setiap hari di kerumunan masyarakat banyak untuk mencukupi kebutuhannya masing-masing, “Wahai Manusia, adakah di antara kalian orang-orang yang miskin? Siapakah yang ingin menikah? Kemanakah anak-anak yatim? Ternyata, tidak seorangpun datang memenuhi seruan tersebut”

Jaminan pemenuhan kebutuhan hidup tidak hanya untuk kaum muslim, tetapi juga untuk orang-orang non muslim. Dalam hal ini, orang-orang non muslim yang menjadi warga negara Daulah Khilafah mempunyai hak yang sama dengan orang muslim, tanpa ada perbedaan.

Sebagai contoh, dalam Aqad Dzimmah yang ditulis oleh Khalid bin Walid untuk penduduk Hirah di Irak yang beragama Nasrani, disebutkan: “Saya tetapkan bagi mereka, orang yang lanjut usia, yang sudah tidak mampu untuk bekerja, atau ditimpa suatu penyakit, atau dulunya kaya sekarang miskin, sehingga teman-temannya dan para penganut agamanya memberi sedekah; maka saya membebaskannya dari kewajiban membayar jizyah. Dan untuk selanjutnya dia beserta keluarganya menjadi tanggungan Baitul Mal kaum muslim.” Peristiwa ini terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar as Shiddiq Radhiyallahu Anhu.

BACA JUGA: Tiga Khalifah dalam Satu Masa

Khalifah Umar bin Khatab Radhiyallahu Anhu pernah menjumpai seorang Yahudi tua yang sedang mengemis. Ketika Khalifah Umar bin Khattab bertanya kepada Yahudi tua yang sedang mengemis, “Wahai Manusia, kenapa Anda mengemis?’”

Yahudi tua tersebut menjawabnya “Saya sudah tua dan kebutuhan telah mendesak saya untuk mengemis.”

Khalifah Umar bin Khattab mengajak Yahudi tua kepada Bendahara Baitul Mal lalu memerintahkan agar memberikan uang yang cukup baginya dan dapat memperbaiki kehidupannya. Lalu Khalifah Umar bin Khattab lalu mengatakan, “Kita telah bertindak tidak adil terhadapnya, menerima pembayaran jizyah ketika dia masih muda kemudian menelantarkan ketika dia sudah lanjut usia.” []

 

 

Tags: Islamkhalifah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jelang Pilpres 2020, Muslim AS Serukan Ajakan untuk Gunakan Hak Pilih

Next Post

Ketika Nabi Ditantang Gulat

Yudi

Yudi

Related Posts

Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

13 Juli 2025
Ngabuburit, Prinsip Kebahagiaan, Muslim yang Bersyukur, Ikhlas, Target, Rahasia

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

10 Juli 2025
Tanda Kucing Sayang sama Kamu, Kucing

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

9 Juli 2025
Manfaat Tidur di Awal Malam, Bahaya Tidur Sore untuk Kesehatan, Penyebab Tidur Tidak Teratur, Ketindihan, Tidur di Awal Malam, Cara Mengatasi Insomnia, Adab Tidur, Bangun

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.