• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 21 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Pernah Sebut ‘Dewan Pengkhianat Rakyat’, Kini Eks Ketua BEM UI Ikut Nyaleg

by Yudi
3 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
bem

Foto: Wilda/detikcom

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MANTAN Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Manik Marganamahendra sempat menjadi sorotan karena mengkritik DPR sebagai ‘Dewan Penghianat Rakyat’. Kini ia yang menjadi bacaleg DPRD DKI dari Partai Perindo dan mengakui dampak dan introspeksi pada perkataannya lalu.

“Berdampak sih pada akhirnya saya refleksi diri aja ya. Kenapa? karena orang yang berbeda pendapat itu sangat wajar dan kalau ternyata mereka mengkritik juga tak masalah menurut saya, artinya saya punya mitra berpikir kritis yang harapannya bisa mengawal saya, bisa mengawasi saya,” kata Manik saat dihubungi, Jumat (16/6/2023).

Manik mengaku wajar jika masyarakat mengkritik keputusannya untuk menjadi Bacaleg. Dalam sistemnya, ia berujar bahwa pekerjaannya nanti tidak bisa dilakukannya sendiri tapi juga harus ada dukungan dari masyarakat.

BACA JUGA: Usai Kritik Pemerintah, Akun Twitter BEM UI Diduga Diretas

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Wajar sekali mereka akhirnya mengkritik keputusan saya, karena memang bisa dilihat bahwa apa yang saya kritik juga sebenarnya adalah sistem gitu. Nah ketika saya masuk ke dalam sistem, justru harapannya ada pembaharuan yang disampaikan oleh masyarakat,” ujarnya.

“Saya yakin ini tak bisa dilakukan saya sendiri tapi juga harus ada ekosistem yang berkelanjutan. termasuk di antaranya terus memobilisasi pergerakan masyarakat sipil, sehingga ada hubungannya antara masyarat dengan orang yang ada di dalam sistem,” sambungnya.

Menurutnya, tidak masalah jika masyarakat belum percaya terhadap kinerjanya. Ia berujar, itu sudah menjadi tanggungjaawabnya untuk meyakinkan masyarakat luas nantinya.

“Kalaupun mereka masih belom percaya ya gak masalah. Itu justru beban atau tujuan saya untuk meyakinkan mereka bahwa saya bisa membuktikannya dengan kapasitas dan saya justru di sini juga ingin meminta kesempatan karena sebelum saya melakukan ini, teman-teman itu kan melakukan kritik terhadap pencalegannya,” ucapnya.

Dari situ, Manik pun mengaku belum mengetahui bagaimana dirinya jika nanti menjadi anggota DPRD. Ia berharap dukungan dan kesempatan dapat mengalir dalam pencalonannya nanti.

“Tapi kita belum tahu dan saya sendiri belum tahu bagaimana ketika saya berada di dalam sistem. Saya meminta kesempatan yang bisa diberikan teman-teman dan harapannya bisa berhasil. Karena toh saya sendiri juga belum duduk di dalam kursi itu,” imbuhnya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta Effendy Syahputra mengatakan pencalonan Manik sebagai Bacaleg DPRD Partai Perindo justru menarik perhatian. Ia percaya bahwa Manik bisa menjadi politisi yang baik dengan idealismenya.

“Justru itu yang menarik buat kita kan. Dia yang kontroversi itu yang kemudian kita ajak ngobrol bahwa politik itu bukan seperti itu. Politik itu sebenarnya mulia tapi pelakunya politisinya yang terbagi dan kita percaya Manik bisa menjadi politisi yang baik dengan idealismenya,” kata Effendy.

Menurutnya, masa lalu Manik justru membuatnya semakin cocok untuk maju sebagai calon anggota dewan.

“Jadi enggak ada yang salah dengan masa lalu dia, tidak ada yang salah, tidak ada hal yang yang membuat dia tidak cocok untuk maju. Justru ini menarik, ketika seorang yang apatis tiba-tiba menyerahkan dirinya untuk berkecimpumg langssung di dunia politik,” tuturnya.

Effendy mengatakan, hal tersebut tidak akan membahayakan eksistensi Partai Perindo. Justru, ia mengatakan banyak Mantan Ketua BEM yang ikut bergabung dengan partainya juga.

“Nggak lah, kita nggak menganggap itu sebagai bumerang, karena nggak hanya Manik, ketua BEM universitas lain juga bergabung ke kita,” katanya.

“Mantan Ketua BEM Universitas Padjajaran, mantan Ketua BEM Universitas Cendrawasih, Malang, Brawijaya bergabung bersama Partai Perindo dan maju sebagai caleg di tingkat masing-masing ada DPRD DKI, ada DPR RI , DPRD kabupaten kota,” pungkasnya.

BACA JUGA: Pemerintah Berencana Masukkan Pendidikan Militer ke SKS Perkuliahan, Ini Kata Ketua BEM Unpad

Diketahui Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), Manik Marganamahendra, sempat menjadi sorotan karena menyebut DPR sebagai ‘Dewan Pengkhianat Rakyat’. Kini Manik kembali ramai diperbincangkan karena ingin menjadi anggota dewan.

Manik membenarkan kabar tersebut. Dia mengaku akan menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD DKI Jakarta. Dia akan maju melalui Partai Perindo.

“Betul, saya akan mencalonkan diri sebagai bacaleg Perindo untuk DPRD DKI Jakarta dapil 6 Jakarta Timur,” kata Manik kepada wartawan, Jumat (16/6).

Manik mengatakan memutuskan menjadi bacaleg untuk dapat menyampaikan aspirasi masyarakat. Dia mengatakan aspirasi masyarakat itu akan disuarakan melalui jalur politik.

“Saya merasa penting membawa aspirasi masyarakat ke dalam dunia politik,” kata Manik seperti dilihat di akun Instagramnya, @marganamahendra. []

SUMBER: DETIK

Tags: BEM UIketu bem
ADVERTISEMENT
Previous Post

3 Tipe Manusia di Akhir Zaman

Next Post

Indonesia Political Opinion Rilis Survei Elektabilitas 18 Partai, Ini Hasilnya

Yudi

Yudi

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.