• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Inilah 7 Perkara yang Dipilih Orang Berakal

by Rifdah Reza Ramadhan
5 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Perkara Paling Baik dalam Islam

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DALAM kehidupan ini Allah memberikan manusia akal sebagai sarana untuk berpikir dan bertindak. Tapi ternyata ada tujuh perkara yang dipilih orang berakal dalam Islam.

Ibnu Abbas ra. berkata bahwa orang yang sempurna akalnya tentu akan lebih memilih tujuh perkara daripada tujuh perkara yang lainnya. yaitu:

1. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Fakir daripada Kaya

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Kefakiran itu buruk di mata manusia, namun indah di mata Allah.” (HR. ad-Dailani).

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Pada hadits yang lain Rasulullah ﷺ juga bersabda,

“Wahai orang-orang fakir, persembahkanlah keikhlasan dari hati kalian kepada Allah, niscaya kefakiran kalian akan berpahala. Namun, jika tidak, kalian tidak akan beruntung.”

Namun, bukan berarti seorang muslim tidak boleh kaya. Di sini lebih menggaris bawahi bahwa yang terpenting adalah ikhlas kepada-Nya ketika susah.

Dan tentunya jika bergemilang harta, menggunakan harta itu untuk kebaikan di jalan Allah. Yaitu bukan malah tenggelam di dalamnya.

2. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Hina daripada Congkak

Perkara yang Dipilih Orang Berakal
Foto: Unsplash

Rasulullah ﷺ bersabda,

Seorang mukmin yang bergaul dengan banyak orang, lalu ia bersabar terhadap perilaku buruk mereka, lebih utama daripada mukmin yang tidak bergaul dengan banyak orang dan tidak bersabar terhadap perilaku buruk mereka.” (HR. al-Bukhari dan Ahmad).

Maka hendaknya seseorang bersabar dengan setiap perilaku temannya dan jangan sampai ada rasa congkak sedikit pun.

Karena di setiap kesabaran pasti akan dipetik banyak hikmah dan pahala dari Allah bila ikhlas menjalaninya.

BACA JUGA: Nasihat Nabi Daud kepada Orang yang Berakal

3. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Rendah Hati daripada Sombong

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Siapa yang rendah hati karena Allah, niscaya Dia akan mengangkat derajatnya. Siapa yang bersikap angkuh maka Allah akan merendahkan derajatnya.” (HR. Abu asy-Syaikh)

Maka hendaknya seorang muslim yang berakal selalu rendah hati. Karena setiap manusia hanyalah makhluk yang memiliki keterbatasan dan tidaklah sempurna.

4. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Lapar daripada Kenyang

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Apabila seseorang sedikit makannya, niscaya Allah akan mengisi dengan hatinya dengan cahaya.” (HR. ad-Dailani).

Maka hendaknya setiap muslim tidak rakus atau berlebihan dalam makan. Karena tubuh ini haruslah selalu dijaga untuk sarana beribadah kepada-Nya. dan yang berlebihan itu tidak baik menurut Allah SWT.

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Sesungguhnya di antara sifat berlebih-lebihan adalah engkau memakan setiap yang engkau inginkan.” (HR. Ibnu Majah).

https://www.youtube.com/watch?v=7XoCRPFupFM

5. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Duka daripada Senang

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Hendaklah kalian bersedih karena bersedih itu merupakan kunci hati.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bersedih yang bagaimana?” Beliau menjawab. “Buatlah diri kalian dalam keadaan lapar dan dahaga (puasa)”.

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Di sisi lain juga hendaknya seorang muslim bersedih dalam melihat dosa-dosanya, sedih ketika lalai dari-Nya dan hal itu semoga menghantarkan kepada ketaatan kepada Allah.

6. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Rendah Diri daripada Tinggi Hati

Perkara yang Dipilih Orang Berakal
Unsplash

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Sesungguhnya tawadhu dengan merendah diri merupakan etika yang mulia dalam majelis.” (HR. ath-Thabrani).

Maksudnya, dengan rendah diri (tawadhu) seorang hamba selalu merasa dirinya bukanlah apa-apa. Yaitu sadar akan posisi sebagai hamba yang memiliki Tuhan yang Maha Besar yaitu Allah SWT.

Dan dengan tawadhu juga, seorang hamba lebih bisa menghargai guru, orang tua dan sekitar.

BACA JUGA: 4 Tanda Orang Bodoh dan Berakal Sehat

7. Perkara yang Dipilih Orang Berakal: Lebih Memilih Kematian daripada Kehidupan

Maksudnya seorang yang berakal hendaknya lebih menyiapkan kematian. Yaitu dengan mengumpulkan amal-amal kebaikan dan menjauhi keburukan.

Jangan sampai kehidupan menenggelamkan seorang hamba. Karena dunia ini bersifat sementara.

Dan kematian adalah suatu hal yang dirindukan bagi mereka yang taat kepada Allah.

Itulah tujuh perkara yang dipilih orang berakal. Semoga kita semua mampu memilih mana yang lebih baik. Yaitu yang Allah perintahkan dan yang Rasulullah ﷺ ajarkan.

SUMBER: Nasha ‘ih al-‘ibad fi Bayani Alfahzi al-Munabbihat’ala Isti’dad Li Yaum al-Ma’ad | Oleh: Syekh Nawawi al-batani | Penerjemah: Fuad Saifudin Nur | WALIPUSTAKA | 2016

Tags: berakalFakirKehidupanlematianrendah hati
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketahuilah! Berikut 5 Keutamaan Sholat Dhuha

Next Post

Perhatikan! Inilah 4 Bahaya dari Sifat Marah Menurut Agama

Rifdah Reza Ramadhan

Rifdah Reza Ramadhan

Related Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.