• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 29 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Peduli Rohingya, Ikatan Dokter Anak Indonesia Boikot Kongres ASEAN di Myanmar

by Adam
9 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Al Jazeera/

Foto: Al Jazeera/

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JAKARTA—Sebagai bentuk solidaritas terhadap Rohingya, Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan mengirim delegasi ke acara Kongres XVI Dokter Anak se-ASEAN yang akan berlangsung di Myanmar.

“Kami tak akan mau duduk-duduk tertawa-tawa diskusi di hotel berbintang lima bersama kalian, sementara ribuan anak-anak Rohingya kalian bikin sengsara di dekat lokasi kalian itu. Kami sungguh tak sudi,” tegas Piprim seperti dikutip dari Republika, Jumat (8/9/2017).

Langkah tersebut menurut Piprim, dilakukan atas nama kemanusian dan bentuk simpatik terhadap kesengsaraan anak-anak etnis Rohingya akibat ulah Myanmar itu sendiri.

Tentu saja hal ini bertentangan dengan fakta kesejahteraan anak-anak etnis minoritas Rohingya yang masa depannya terancam. Bahkan, kekejaman Junta Militer Myanmar tersebut turut dikecam Paus Fransiskus.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Masyarakat internasional pun tidak hanya di Indonesia memprotes kebiadapan rezim Myanmar terhadap Rohingya. Tidak hanya orang-orang dewasa tapi juga anak-anak yang menjadi korban,” keluh Piprim.

Piprim mengaku awalnya pihaknya akan mengikuti kongres tersebut. Hanya saja ada masukan dari beberapa rekan IDAI mempertanyakan soal kongres di Myanmar tersebut.

Terlepas dari etnis Rohingya yang beragama Islam, tragedi di Rakhine adalah tragedi kemanusiaan. Sehingga tidak logis ada satu kongres dokter anak yang temanya mensejahterakan kehidupan anak-anak ASEAN di negeri yang membunuhi anak-anak itu sendiri.

“Saya tidak berbicara bahwa dia muslim kalaupun mereka non-muslim saya pun tidak akan datang. Jadi ini lebih ke sisi kemanusiaannya bukan dari sentimen agama. IDAI berdiri di atas semua agama dan golongan,” utur Piprim.

Kongres itu sendiri bakal digelar dari 21-24 September mendatang, dengan tema memastikan pola hidup sehat dan mempromosikan kesejahteraan anak-anak ASEAN.

Hal senada juga disampaikan dokter Arifianto. Dia mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi langkah IDIA untuk tidak mengirim delegasi ke kongres anak di Myanmar.

Menurutnya hal itu sebagai sikap dokter anak di Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan di Myanmar.

“Saya apresiasi dan dukung sikap IDIA ini. Karena bagaimanapun juga anak-anak Rohingya saat ini hidup sangat sengsara karena tragedi kemanusiaan ini,” tutup Arifianto. []

Tags: AnakASEANdokterikatanIndonesiaKongresMyanmraPembantaianrakhinerohingya
ADVERTISEMENT
Previous Post

IslamposAid Salurkan 19 Mukena Waqaf ke Masjid Baeturrohim Panorama, Purwakarta

Next Post

Krisis Rohingya, Panglima TNI: Kami Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Myanmar

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.