• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Pasca Teror, Pemerintah Sri Lanka Wajibkan Masjid Serahkan Salinan Materi Khotbah

by Yudi
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
bom sri lanka

Seorang prajurit berjaga di Gereja Anthony's Shrine. Foto: Al JAzeera

SRI LANKA–Pemerintah Sri Lanka membuat aturan ketat terhadap masjid-masjid di negaranya. Hal ini pascaserangkaian serangan bom yang menewaskan 258 orang si beberapa gereja bulan lalu.

Kementerian Urusan Agama dan Kebudayaan Muslim Sri Lanka mengatakan bahwa masjid dilarang digunakan untuk aktivias yang bertujuan meradikalisasi jemaah.

BACA JUGA: Pasca Teror, Sri Lanka Larang Muslimah Berhijab

Selain itu, pengurus masjid juga diminta menyerahkan salinan khotbah yang disampaikan di tempat mereka.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

“Mengingat situasi yang terjadi di negara saat ini, kementerian mengarahkan kepada seluruh pengurus masjid untuk tidak terlibat atau mengizinkan pertemuan yang mempromosikan atau menyebarkan kebencian atau ekstremisme dalam bentuk apa pun,” kata kementerian.

Sebanyak 258 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam insiden ledakan bom yang terjadi pada Minggu Paskah, 21 April lalu, yang menyasar tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka.

Pemerintah Sri Lanka telah menuding kelompok radikal lokal, National Thawheeth Jamaath (NTJ) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.

Tim gabungan tentara dengan kepolisian Sri Lanka juga telah dikerahkan dalam misi penggerebekan di seluruh negeri untuk mencari pada pelaku pengeboman.

Setidaknya 56 tersangka telah ditahan, dengan beberapa tersangka lainnya telah terbunuh, menurut laporan kepolisian.

Pihak berwenang juga disebut telah mengusir hingga 200 ulama asing yang telah tinggal melebihi masa berlaku visa mereka di Sri Lanka.

BACA JUGA: Jadi Target Balas Dendam, Muslim Sri Lanka Kini dalam Bahaya

Pemerintah Sri Lanka juga memberlakukan keadaan darurat dan memerintahkan polisi serta pasukan keamanan untuk menindak para ekstremis.

Polisi Sri Lanka juga mengklaim telah membunuh atau menangkap seluruh terduga anggota kelompok ekstremis yang dituduh bertanggung jawab atas serangan bom pada Minggu Paskah. []

SUMBER: AFP

Tags: Sri Lanka
Previous Post

KPU Bantah Berita Hoaks KPPS Wafat karena Diracun

Next Post

Mengizinkan Anak Bermain Game, Apa Hukumnya?

Yudi

Yudi

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.