Panduan Mudik A la Islam

Foto: Poskota
0

ISLAM merupakan agama yang mudah, perintah dan larangannya mudah dan sesuai dengan fitrah manusia. Tidak ada satu kewajiban atau larangan dalam Islam yang memberatkan manusia. Allah Swt berfirman:

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu,” (QS Al-Baqarah 185).

Dan dalam kondisi-kondisi tertentu Islam memberikan keringanan dalam pelaksanaan ibadah. Bagi orang yang sakit dan musafir banyak diberikan kemudahan dalam Islam. Orang yang sedang melakukan safar (perjalanan), termasuk mudik pulang kampung halaman saat lebaran adalah orang yang mendapat rukhsoh (keringanan). Diantara kemudahan yang diberikan Islam, yaitu pada saat melaksanakan shalat wajib. Keringanan shalat saat safar diantaranya dengan cara dibolehkan mengqashar (mengurangi raka’at shalat) dan menjama’(menggabung) shalat, dan lain-lain. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah suka jika diambil keringanannya sebagaimana benci jika maksiat kepada-Nya, ” (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi).

Panduan ibadah bagi musafir (pemudik), terdiri dari:
♦ Shalat Jama’ah
♦ Shalat bagi Musafir
♦ Adab Safar
♦ Do’a Safar

Sekian panduan mudik ini, semoga kita tetap istiqomah dalam beribadah kepada Allah Swt, walau mudik sekalipun, karena islam itu mudah dan memudahkan umatnya. []

Sumber: E-Book, Panduan Ibadah Ramadhan, Iman Santoso, Lc.

loading...
loading...