islampos
Media islam generasi baru

Karena Pakai Kerudung, Gadis Turki Ini Dihina, Ditarik Hingga Ditendang Tubuhnya

foto; dailysabah.com
0

TURKI—Seorang gadis 16 tahun ditarik kerudungnya dan ditendang saat berada di dalam bus umum di Negara mayoritas muslim, Turki.

Diketahui, wanita yang menarik dan menendang itu berinisial A.A.K. Ia melakukan hal tersebut karena gadis itu menggunakan kerudung.

Adapun korban bernama Fatma Dilara Yigit. Ia adalah seorang siswa SMA di Turki. Insiden yang menimpanya itu terjadi saat ia naik bus di sisi Asia Istanbul pada hari Senin (13/2/2017).

Berdasarkan penjelasan Fatma yang dilansir dailysabah. com, Selasa (14/2/2017), sebelum ditarik kerudungnya dan ditendang, wanita itu menghina dan mencaci makinya terlebih dahulu.

Fatma menambahkan, sebelum insiden itu ia sedang berbicara dengan penumpang lain tentang rencananya untuk menghadiri acara di sebuah universitas. Namun, wanita itu mendengar apa yang Fatma bicarakan, kemudia langsung menghinanya di depan umum.

“Anda tidak dapat belajar, saat Anda mengenakan kerudung, Anda adalah teroris,” teriak wanita itu kepada Fatma.

Setelah melemparkan penghinaan, wanita itu langsung menarik kerudung gadis itu dan menendangnya. Sayangnya, wanita tersebut tidak mengetahui bahwa aksinya direkam oleh penumpang lain dan langsung diunggah ke media sosial.

Walhasil, video itu langsung beredar luas dan memancing kemarahan public. Bahkan sempat menjadi trending topic di twitter dengan hastag #JanganSentuhKerudungSaya.

Tak hanya mendapat simpatisan public, Menteri Keluarga dan Kebijakan Sosial Fatma Betul Sayan Kaya juga memberikan dukungan kepada gadis itu untuk mendapat konseling hukum dan bantuan psikiater.

“Fatma masih belum pulih dari trauma saat ia berbicara kepada wartawan,” ujar Kaya.

“Kami merangkul semua orang, tidak peduli apakah mereka mengenakan kerudung atau tidak. Saya tidak punya masalah dengan orang-orang ini dan ini adalah sesuatu yang sangat salah. Putri saya terluka dan dia akan harus hidup dengan ini,” papar Kaya menceritakan komentar Ibunya Fatma. []

loading...
loading...