• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Orang Beriman Itu Tidak Pernah Putus dari Rahmat Allah

Bahkan, dalam kondisi yang paling sulit sekalipun, rahmat Allah tetap hadir, meskipun kita belum menyadarinya.

by Dini Koswarini
2 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ORANG beriman tidak pernah putus dari rahmat Allah karena mereka memahami bahwa kasih sayang-Nya meliputi segala sesuatu.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an: “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang yang kafir.” (QS. Yusuf: 87)

Ayat ini mengajarkan bahwa selama seseorang masih beriman dan bertakwa, ia akan selalu berada dalam naungan rahmat Allah, meskipun sedang menghadapi kesulitan. Bahkan, dalam kondisi yang paling sulit sekalipun, rahmat Allah tetap hadir, meskipun kita belum menyadarinya.

Rahmat Allah dalam Segala Keadaan

1. Saat Mendapat Nikmat

Orang beriman memahami bahwa segala nikmat yang ia terima, baik berupa kesehatan, rezeki, keluarga, maupun kebahagiaan, adalah bentuk kasih sayang Allah. Oleh karena itu, ia selalu bersyukur dan tidak lupa bahwa semua itu adalah titipan dari Allah.

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

BACA JUGA:  Rahmat Allah pada Hamba-Nya saat Dimasukkan ke Dalam Kubur

Rasulullah ﷺ bersabda: “Orang yang makan dan bersyukur mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa dan bersabar.” (HR. Tirmidzi)

2. Saat Menghadapi Ujian

Orang beriman tidak melihat ujian sebagai tanda bahwa Allah meninggalkannya. Sebaliknya, ia meyakini bahwa cobaan adalah bentuk kasih sayang Allah agar dirinya semakin kuat, semakin dekat dengan-Nya, dan mendapatkan pahala yang lebih besar. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, maka Allah akan memberinya ujian.” (HR. Bukhari)

Dengan pemahaman ini, seorang mukmin tidak pernah berputus asa atau merasa ditinggalkan oleh Allah, karena ia tahu bahwa setiap cobaan membawa hikmah dan rahmat yang tersembunyi.

3. Saat Terjatuh dalam Dosa

Bahkan ketika seorang hamba terjerumus dalam dosa, rahmat Allah tetap terbuka lebar. Allah tidak ingin hamba-Nya berputus asa, tetapi justru ingin mereka kembali dan bertaubat. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Katakanlah (wahai Muhammad), ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” (QS. Az-Zumar: 53)

BACA JUGA:  Rahmat Allah pada Biji-Bijian Makanan Pokok

Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi orang beriman untuk merasa terputus dari rahmat Allah, karena pintu taubat selalu terbuka dan kasih sayang-Nya tidak terbatas.

Rahmat Allah tidak pernah berhenti bagi orang yang beriman. Baik dalam keadaan senang maupun susah, Allah selalu menyertainya. Kuncinya adalah tetap bertakwa, bersabar, dan bersyukur dalam setiap keadaan. Dengan demikian, seorang mukmin akan selalu merasa tenang dan yakin bahwa Allah tidak pernah meninggalkannya. []

REDAKTUR: MUHAMMAD FAIRUZI IKHWAN

Tags: orang berimanrahmat Allah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisah Nabi Ibrahim di Surat Al-Baqarah, Menyibak Kekeliruan Yahudi dan Nasrani

Next Post

5 Dampak Buruk Jika Es di Kutub Utara Terus Mencair: Ancaman bagi Dunia

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.