ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Meski Dilarang Trump, Relawan ‘White Helm’ Suriah Diberi Visa untuk Hadiri Piala Oscar di Holywood

Aksi relawan white helm saat menyelamatkan warga Suriah, foto: AFP
0

 

SURIAH—Relawan pertahanan sipil Suriah atau yang lebih dikenal ‘White Helm’ menyatakan, mereka telah menerima visa untuk menghadiri acara bergengsi Academy Awards piala Oscar pekan depan di Holywood, Amerika Serikat (AS).

Dilansir dailysabah, Ahad (19/2/2017), White Helm ini sering muncul di media sosial sebagai penyelamat dari ribuan korban yang terjadi pasca serangan di Suriah.

White Helm muncul pertama kali pada tahun 2013, kelompok penyelamatan ini telah menarik lebih dari 3.000 relawan dan telah menyelamatkan lebih dari 78.000 jiwa.

Adapun alasan dinamakan ‘white helm’ karena diambil dari atribut khas  topi putih keras yang dipakai para relawan. Bahkan, aksi penyelamatan mereka telah memperoleh pengakuan internasional sebagai penyelamat yang berani. Mereka pun sering difilmkan dan beredar luas di media sosial.

Sehingga, aksi relawan mereka kemudia dibuat film dokumenter oleh sutradara Orlando von Einsiedel. Film documenter ‘white helm’ ini digadang-gadang akan menjadi pesaing berat pada piala Oscar dalam kategori film dokumenter pendek.

Selama berminggu-minggu, para penyelamat dan staf film gugup memantau dampak dari larangan Presiden AS Donald Trump pada tujuh Negara mayoritas muslim, termasuk Suriah.

“Kami awalnya gugup, karena ada kemungkinan kami tidak bisa hadir dalam Academy Award ini. Namun, kami mendapat visa pada Jumat kemarin. Akan tetapi saat ini, kami masih belum yakin apakah kita akan dapat melakukan perjalanan ke AS atau tidak,”ujar Raed Saleh, pemimpin kelompok White Helm kepada AFP melalui telepon pada Sabtu (18/2/2017).

“Kami tidak ingin memiliki masalah di perbatasan atau bandara,” tambahnya.

Saleh menambahkan, upacara penghargaan piala Oscar akan berlangsung pada 26 Februari di Hollywood.

“Pada ajang bergengsi ini tentu banyak orang yang menonton. Itu akan menjadi kesempatan penting bagi kami untuk berbicara tentang penderitaan yang terjadi di Suriah,” kata Saleh.

“Lebih dari 310.000 orang tewas sejak konflik Suriah meletus pada Maret 2011, dan lebih dari setengah warga negara telah dipaksa meninggalkan rumah mereka,” tandasnya.

Dinyatakan Saleh, Film dokumenter ini mengambil banyak usaha dalam pembuatannya. Kami telah bekerja dalam waktu yang lama.

“Film ini adalah sejarah bagi kita. Kami berharap bahwa kita memenangkan Oscar, karena itu akan memberikan dukungan moral untuk ‘White Helm’ dan menunjukkan kepada mereka bahwa pengorbanan mereka tidak sia-sia,” pungkasnya. []

loading...
loading...