• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Menteri Jokowi Ini Puji SBY Sebab Indonesia Tak Ngutang ke IMF Lagi

by Yudi
3 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
SBY, IMF

Bahlil Lahadalia. (Foto: Mohammad Wildan/20detik)

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KEPALA BKPM/Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-5 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kinerjanya saat memimpin RI. Ucapan terima kasih itu disampaikan Bahlil atas utang Indonesia ke IMF yang telah dilunasi saat era SBY.

Bahlil mengatakan Indonesia sudah tak memiliki utang kepada Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). Dia mengatakan utang Indonesia ke IMF sudah dilunasi pemerintahan era Presiden SBY.

“Kita harus berterima kasih pada pemerintahan sebelum Pak Jokowi, yaitu di zamannya Pak SBY. Itu berhasil menyelesaikan utang kita ke IMF,” kata Bahlil, dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta, Jumat (30/6/2023).

Menurut Bahlil, berutang kepada IMF sama seperti berutang kepada lintah darat. Ia menilai banyak paket kebijakan ekonomi yang tidak sesuai dengan Indonesia. “Menurut kajian mereka juga mengatakan, ini kayak lintah darat ibaratnya. Jadi banyak paket kebijakan ekonomi dari IMF yang tak cocok dengan negara kita,” ujarnya.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

BACA JUGA: Begini Tanggapan PKS soal Mimpi SBY Bertemu Jokowi dan Megawati

Selain itu, Indonesia juga memiliki sejarah panjang dengan IMF. Bahlil pun bercerita, pada masa krisis moneter melanda di tahun 1998, IMF merekomendasikan sejumlah kebijakan yang membawa dampak sangat besar terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi RI.

“Pertama, industri kita ditutup. Contoh dirgantara. Bansos-bansos ditutup. Artinya, daya beli masyarakat lemah di situ. Cikal-bakal deindustrialisasi,” ujarnya.

Namun nyatanya, semua kebijakan tersebut gagal total. Akibatnya, bunga kredit pun terkerek naik. Kemudian, hampir seluruh pengusaha kolaps. Kredit-kredit pun macet dan aset-aset pun diambil. Kondisi ini membuat Indonesia seolah menjadi pasien salah diagnosis.

“Apa yang terjadi? Negara kita melambat menuju pertumbuhan ekonomi. Di tahun yang sama, Malaysia menolak rekomendasi IMF,” imbuhnya.

Seolah mengingatkan Bahlil dengan cerita lama itu, kini IMF baru saja menyatakan permintaan agar Indonesia tak memperluas kebijakan hilirisasi dengan larangan ekspor bahan mineral mentah. Dalam hal ini, jelas Bahlil menolak permintaan tersebut.

“Dia sudah pernah menjadikan kita pasien yang gagal diagnosa. Apakah kita akan mengikuti dokter yang sudah membawa kita ke ruang rawat inap, dia masukan kita ke ruang ICU? Ibarat orang sakit harusnya nggak operasi total, kemudian operasi total terus gagal,” ujarnya.

Di sisi lain, IMF sendiri juga telah menyatakan kondisi ekonomi RI dalam keadaan baik. Karena itu, permintaan menyangkut ekspor ini menuai tanda tanya besar. Ia juga curiga, IMF melakukan standar ganda mengingat negara-negara lain boleh melakukan hal serupa, sementara hanya Indonesia yang tak boleh melakukan langkah tersebut.

Selaras dengan hal ini pula, Bahlil pun menegaskan, tidak akan mengikuti permintaan yang dilayangkan oleh IMF untuk berhenti menyetop ekspor bahan-bahan baku mentah mineral lainnya.

“Langit mau runtuh pun, hilirisasi tetap akan jadi prioritas negara dalam pemerintahan Joko Widodo dan Kiyai Ma’ruf Amin. Yang kedua, larangan ekspor tetap akan kita lakukan. Kalau mau gugat kita ke WTO, WTO aja. Masa orang lain boleh (setop ekspor), kita tidak? Yang bener aja, negara ini sudah merdeka,” ujarnya.

BACA JUGA: Begini Respons Jokowi soal Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Dirinya dan Mega

Respons Demokrat

Demokrat merespons pujian menteri Jokowi itu. Demokrat tak menganggap pujian Bahlil memuat unsur politis karena menurutnya itu fakta sejarah.

“Apa yang disampaikan Pak Bahlil adalah suatu fakta sejarah sehingga tidak dapat dikatakan memiliki unsur politis,” kata Staf khusus SBY, Ossy Dermawan, kepada wartawan, Sabtu (1/7/2023).

Ossy mengatakan SBY tak hanya mampu melunasi utang IMF lebih cepat dari termin yang ditentukan. Namun, sebutnya, SBY juga telah menurunkan rasio utang.

“Terkait utang, dapat ditambahkan bahwa pemerintahan SBY tidak hanya melunasi utang IMF lebih cepat dari jadwalnya namun juga menurunkan Rasio Utang terhadap PDB dari sekitar 56 persen menjadi sekitar 24 persen. Sehingga fiskal kita tidak sangat terbebani dan anak cucu tidak harus menanggung utang secara besar,” ujarnya.

Ossy berharap pemerintahan selanjutnya turut membuat capaian di bidang ekonomi. Dengan begitu, rakyat dapat disejahterakan.

“Kita berharap pemerintahan selanjutnya dapat terus menorehkan capaian-capaian ekonomi sehingga dapat menyejahterakan rakyat secara nyata,” kata dia. []

SUMBER: DETIK

Tags: JokowiSBY
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapolri Sampaikan Permintaan Maaf Polri Atas Perbuatan yang Sakiti Hati Masyarakat

Next Post

Fakta Misteri 57 Ton Emas Milik Soekarno di Bank Swiss

Yudi

Yudi

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.