• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Menhan: Yang Tak Setuju Pancasila, Silakan Keluar dari Indonesia

by Ari Cahya Pujianto
7 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Tribun

Foto: Tribun

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JAKARTA— Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, angkat bicara perihal isu khilafah dan isu perang mindset atau pola pikir yang sedang terjadi saat ini di Indonesia.

Ryamizard mempersilakan pihak yang tidak setuju dengan Pancasila untuk keluar dari Indonesia.

BACA JUGA: Mengejutkan, Ini Isi Surat yang Ditulis Ahmad Dhani untuk Menhan Ryamizard

Karena menurutnya, ideologi Indonesia hanya satu yakni Pancasila dan tidak ada yang lain.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Hanya satu, Pancasila. Yang tidak suka ya keluar dari sini. Enak sekali. Kalau tidak suka Pancasila ya keluar. Tapi di sini ya Pancasila dong,” ujar Ryamizard, pada Rabu (9/5/2019) kemarin.

Menurut Ryamizard, ideologi atau paham lain tak bisa berlaku di Indonesia, termasuk khilafah. Ia mengatakan, paham khilafah sudah dilarang di 21 negara, salah satunya di Arab Saudi. Karena itu, tidak bisa paham tersebut masuk ke Indonesia dan ingin mengubah negara ini.

Ryamizard mengatakan, ancaman yang nyata dan paling berbahaya bagi bangsa saat ini adalah perang mindset atau pola pikir. Salah satu ancaman terkait pola pikir yang ada secara terang-terangan adalah pemaksaan paham khilafah.

“Ancaman khilafah ini sudah terang-terangan ingin mengganti ideologi negara Pancasila,” tandasnya.

BACA JUGA: Kirim Surat ke Menhan Ryamizard, Ini Alasan Ahmad Dhani

Oleh karena itu, Ryamizard menegaskan bahwa  Pancasila harus dilestarikan dan paham khilafah tidak bisa dibiarkan tertanam di pola pikir masyarakat. Jika dibiarkan, akan berdampak bagi bangsa puluhan tahun ke depan. []

SUMBER: MSN

Tags: Indonesiamenhan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Manusia yang Dipuji Allah setelah Rasulullah

Next Post

Membersamai Alquran

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.