• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Mempersiapkan Mati Enak

by Sodikin
7 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: idwalls321

Ilustrasi. Foto: idwalls321

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Ulfatun Ni’mah
Penulis
nimahulfatun23@gmail.com

“UMMI, aku nggak mau mati. Hiks hiks…” begitu Ucap sulung malam itu. Ia memeluk erat tubuhku. Akhir-akhir ini ananda memang sering mengajak saya ngobrolin tentang kematian. Terkadang terasa menakutkan. Tapi sekaligus menyuntikkan semangat ketaatan.

“Kenapa, Mbak takut?”

“Mbak gak mau sendirian. Nanti kita semua mati ya, Mi? Hiks… ” tanyanya sambil terisak.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

BACA JUGA: Ketika Anak Bertanya tentang Kematian

“Iya, semua orang akan mati, Nak. Semua yang bernyawa akan merasakan kematian,” Terang saya sembari mengelusnya agar lebih tenang.

“Nanti kita hidup lagi gak, Mi?”

“Iya, nanti Allah akan menghidupkan kita lagi. Nah, saat itu ada yang hidupnya jadi senang, ada juga yang sedih. Mati itu ada yang enak ada yang nggak enak.” Shalihah tampak mengerutkan dahi.

“Iya, kalau kita meninggal khusnul khotimah itu mati enak. Nanti saat Allah hidupkan lagi, kita hidup dalam keadaan gembira,” ucap saya menjelaskan.

“Aku mau lah Mi mati enak. Nanti kita ketemu lagi kan, Mi?”

“InsyaAllah, nanti kita ketemu lagi. Kalau di surga mbak gak lihat Ummi sama Abi tolong cariin ya, Nak! Mbak mau kan kita bareng-bareng masuk surga?”

“Iya, Ummi. Aku mau.” Jawabnya penuh semangat.

“Agar matinya enak, khusnul khotimah kita harus taat sama Allah. Jadi anak sholehah.”

“Rajin sholat, rajin ngaji ya mi?”

“Betul betul betul…” Diskusi pun selesai dengan menyenangkan.

Membahas kematian tidaklah selalu menakutkan. Mumpung anak bertanya emaknya belajar sekalian. Diskusi bersama anak itu menyenangkan. Emaknya jadi selalu merefresh ingatan. Terlebih tentang kematian yang baik untuk diingat agar diri terus tersadar bahwa kematian adalah sebuah kepastian.

“Kullu Nafsin dzaiqotul maut.” Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian. Kapan waktunya, Allah rahasiakan. Maka perlu persiapan matang. Mudik ke kampung halaman saja perlu banyak persiapan, apa lagi mudik ke negeri akhirat yang kekal? Semoga kapanpun saatnya datang, kita kembali pada Allah dalam sebaik-baik keadaan, bi khusnul khootimah. Semoga Allah mampukan. Aamiin.

BACA JUGA: Kematian adalah Pintu untuk Memasuki Kebahagiaan Abadi

Seorang sahabat pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling cerdas?” Rasulullah lalu menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian, itulah orang yang paling cerdas (HR Ibnu Majah, Thabrani dan Al Haitsam)

Sahabat Islampos yang dirahmati Allah. Mari kita siapkan bekal menuju kampung akhirat. Mempersiapkan mati enak dengan memperbanyak amal kesholihan. Bermal baik, lalu lupakan. Beramal terus kaena kita tak pernah tahu amal mana yang akan membawa kita ke jannahNya. Semoga Allah perkenankan salah satu sudut surga untuk kita. Aamiin. []

RENUNGAN adalah kiriman pembaca Islampos. Kirim tulisan Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi dari RENUNGAN di luar tanggung jawab redaksi Islampos.

Tags: kematian
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengundurkan Diri, Penyiar Berita TV Iran: Maaf, 13 Tahun yang Saya Katakan Bohong

Next Post

Harga Elpiji 3 Kg Naik, Bagaimana Nasib Warga Kurang Mampu?

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.